Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Karanganyar : Alat Berat Kembali Beroperasi di Berjo Ngargoyoso, Warga Curiga Ada Aktivitas Tanpa Pengawasan

Rudi Hartono RS • Rabu, 20 Mei 2026 | 05:46 WIB
Kondisi lereng lawu Desa Berjo, Ngangoyoso akibat aktifitas pengerukan alat berat. (Dok Warga)
PARAH : Kondisi lereng lawu Desa Berjo, Ngangoyoso akibat aktifitas pengerukan alat berat yang ditakutkan akan memicu kerusakan lingkungan. (Dok Warga)

KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Aktivitas alat berat kembali terlihat beroperasi di wilayah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Kemunculan kembali alat berat di lokasi pengerukan itu memicu kekhawatiran warga karena aktivitas dilakukan di dekat aliran air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

Berdasarkan informasi warga, aktivitas tersebut sebelumnya sempat berhenti. Namun dalam beberapa hari terakhir, alat berat kembali bekerja di lokasi yang disebut berada di kawasan dekat bantaran aliran air.

Baca Juga: Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Isinya Apa? Viral di TikTok dan X Jadi Buruan Netizen, Waspada Jebakan Phishing Akun Anonim

“Dulu sempat berhenti, tapi sekarang jalan lagi. Sudah hampir tiga hari ini mas. Warga khawatir kalau terus dilakukan bisa merusak lingkungan, apalagi posisinya dekat aliran air warga,” ujar salah satu warga setempat, Klepo, saat dihubungi Selasa (19/5).

Warga menilai aktivitas pengerukan itu berpotensi memicu kerusakan lingkungan jika dilakukan tanpa pengawasan ketat.

Selain mengancam struktur bantaran, pengerukan juga dikhawatirkan memengaruhi kualitas air yang digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Sejumlah warga mulai mempertanyakan legalitas maupun bentuk pengawasan terhadap aktivitas tersebut. Pasalnya, hingga kini belum ada penjelasan terbuka mengenai tujuan pengerukan, status lahan, hingga dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan.

Kepala Desa Berjo, Dwi Haryanto, sebelumnya juga mengaku pemerintah desa tidak mengetahui adanya aktivitas pengerukan tersebut sejak awal.

Baca Juga: Alasan Penunjukan Enzo Maresca Jadi Suksesor Pep Guardiola di Manchester City dengan Kontrak 3 Tahun, Era Baru The Citizens

“Njeh, tidak tahu kami mas. Sebelumnya tidak ada pemberitahuan. Lahan itu milik siapa dan mau dijadikan apa juga tidak tahu. Kami tahunya justru setelah ada warga yang memposting di media sosial,” ujarnya.

Pernyataan itu memunculkan pertanyaan baru terkait mekanisme pengawasan aktivitas pengerukan di kawasan tersebut. Sebab, kegiatan dengan menggunakan alat berat umumnya memerlukan koordinasi lintas pihak, terutama jika berada di area yang berdekatan dengan sumber air masyarakat.

Hingga kini, pemerintah desa disebut masih melakukan penelusuran terkait aktivitas tersebut, termasuk mencari informasi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas pengerukan dan kemungkinan dampaknya bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: Benarkah Ivan Gunawan Kecelakaan hingga Buat Bunda Corla Menangis? Ini Kondisi Terbarunya

Pihak desa berharap ada keterbukaan dan koordinasi dari pihak terkait agar aktivitas di kawasan Berjo tidak menimbulkan keresahan masyarakat maupun kerusakan lingkungan yang lebih luas. (rud/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#Pengerukan tanah Desa Berjo #Aktifitas alat berat desa berjo #perusakan lingkungan karanganyar #pencemaran #ngargoyoso