Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Belum Kering Duka Embung Sigit Sragen, Jasad Kakek Mengapung di Sungai Bugel Ngrampal

Ahmad Khairudin • Senin, 11 Mei 2026 | 09:28 WIB
Setelah kasus Embung Sigit dan Sungai Mungkung, jasad lansia ditemukan mengapung di Sungai Bugel, Ngrampal. (IST)
Setelah kasus Embung Sigit dan Sungai Mungkung, jasad lansia ditemukan mengapung di Sungai Bugel, Ngrampal. (IST)

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM -- Kabupaten Sragen tengah dibayangi rentetan tragedi air. Belum genap 24 jam publik disentak oleh insiden maut ibu dan anak di Embung Sigit serta aksi bunuh diri di Sungai Mungkung pada Jumat malam lalu, tim SAR gabungan kembali harus berjibaku melakukan evakuasi korban.

Senin dini hari (11/5/2026), sesosok jenazah lansia ditemukan mengapung di aliran Sungai Dukuh Bugel, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal. Korban diketahui bernama Sardiman (80), warga Dukuh Bener Sari, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal.

Baca Juga: Nasib Persis Solo Jadi Sorotan, Bernardo Tavares Dorong Liga Indonesia Tambah Turnamen

Penemuan jasad kakek yang disebut-sebut sebagai pemilik RM Endang tersebut menambah daftar panjang kejadian laka air di Bumi Sukowati dalam waktu yang hampir bersamaan.

Laporan penemuan mayat masuk ke Posko PMI Sragen sekitar pukul 00.33 WIB. Tim Rescue Medik Alfa 01 PMI Sragen langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima informasi adanya temuan jenazah.

Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah kondisi gelap malam. Medan sungai yang cukup sulit membuat tim gabungan yang terdiri dari PMI, PSC 119, TNI/Polri, Relawan SAR Himalawu, hingga MDMC harus bekerja ekstra hati-hati.

Ketua PMI Kabupaten Sragen, Utami Dewi Masithoh, mengatakan tim langsung melakukan asesmen setibanya di lokasi.

“Setelah tiba di lokasi, tim langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pihak berwajib. Jenazah kemudian dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro menggunakan ambulans PMI untuk proses visum,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar di lokasi kejadian, kondisi korban saat ditemukan sudah menunjukkan tanda-tanda kematian yang jelas. Wajah korban tampak membiru dan terdapat cairan keluar dari hidung.

Baca Juga: Kisah Haru di Embung Sigit Sragen, Ibu Tak Kuasa Melihat Anak Tenggelam hingga Berujung Maut

Selain itu, ditemukan luka lecet pada bagian leher, lebam di bahu kiri, serta luka lecet pada siku tangan kiri dan lutut kaki kiri.

Peristiwa di Sungai Bugel seolah melengkapi akhir pekan kelam di Sragen. Sebelumnya, masyarakat dikejutkan dengan meninggalnya Yasma Egi (27) dan putrinya akibat tenggelam di Embung Sigit, Kecamatan Tangen, Minggu sore (10/5/2026).

Tak berselang lama, tim SAR gabungan juga disibukkan dengan proses evakuasi korban bunuh diri di Sungai Mungkung.

Rentetan kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di area perairan, terutama saat kondisi arus dan cuaca tidak menentu. (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#embung sigit sragen #aliran sungai dukuh bugel #kakek hanyut #sragen #tenggelam