SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Peristiwa duka terjadi di RSUD Moewardi, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jumat (1/5) malam.
Seorang pasien dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari Gedung Flamboyan sekitar pukul 23.00 WIB.
Kejadian tersebut sempat mengundang perhatian petugas dan pengunjung di sekitar lokasi. Aparat kepolisian pun segera melakukan penanganan dan penyelidikan awal.
Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, menyampaikan bahwa korban berinisial DR (26), warga Purwoprajan, Jebres, yang diketahui tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
“Korban ditemukan di area belakang gedung dalam kondisi meninggal dunia. Dugaan sementara, yang bersangkutan terjatuh dari lantai atas Gedung Flamboyan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5).
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas keamanan rumah sakit yang sedang berjaga. Saksi mendengar suara benturan keras dari arah belakang gedung, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi.
Saat diperiksa, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di lantai dasar. Petugas keamanan kemudian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melakukan evakuasi ke ruang jenazah serta melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Berdasarkan keterangan awal, korban diketahui merupakan pasien yang dirawat di lantai 10 Gedung Flamboyan. Ia tengah menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang cukup serius.
Sehari sebelum kejadian, korban disebut sempat menunjukkan perilaku tidak biasa. Petugas medis juga telah melakukan upaya pencegahan saat korban mencoba melepas alat medis yang terpasang.
Pada malam kejadian, korban kembali keluar dari ruang perawatan. Petugas sempat berupaya mengejar dan mengamankan, namun korban tidak berhasil dicegah hingga akhirnya terjadi insiden tersebut.
Pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap, termasuk memastikan kondisi pengawasan serta keberadaan keluarga saat kejadian berlangsung.
Baca Juga: Lagu Hati-Hati di Jalan – Tulus Mengajarkan Pada Gen Z Untuk Memaknai Perpisahan Dengan Elegan
“Untuk sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain. Kami masih melakukan pendalaman berdasarkan keterangan saksi dan pihak rumah sakit,” tegas Kapolsek.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (atn/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto