WONOGIRI, SOLOBALAPAN.COM – Jumlah korban kecelakaan tragis yang melibatkan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang bertambah. Satu korban tambahan diketahui merupakan warga Kabupaten Wonogiri.
Korban tersebut adalah Tutik Anita Sari (31), warga Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno. Informasi tersebut dibenarkan oleh Camat Baturetno, Hery Indrastyono.
“Benar, warga Desa Watuagung,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (28/4/2026) malam.
Menurut Hery, pada Selasa malam jenazah korban tengah dipersiapkan untuk dipulangkan ke kampung halaman di Dusun Dawe, Desa Watuagung.
“Saat ini masih dalam persiapan untuk dipulangkan,” jelasnya.
Dengan bertambahnya satu korban tersebut, total sudah dua warga Wonogiri yang menjadi korban dalam kecelakaan maut tersebut dan dipulangkan ke daerah asal.
Sebelumnya, jenazah Ristuti Kustirahayu (37), warga kelahiran Wonogiri yang berdomisili di Bekasi, telah lebih dulu dipulangkan ke rumah duka di Dusun Pucanganom, Desa Bero, Kecamatan Manyaran.
Peristiwa kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang ini menjadi duka mendalam, khususnya bagi keluarga korban di Wonogiri. Hingga kini, pihak terkait masih melakukan penanganan serta pendataan lanjutan terkait insiden tersebut. (al/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto