Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Rentetan Temuan Jasad Dalam 5 Hari Gegerkan Warga Sragen, ini Penjelasan Kapolres

Ahmad Khairudin • Rabu, 22 April 2026 | 13:13 WIB
Tiga penemuan mayat dalam lima hari di Sragen sempat menggegerkan warga. (IST)
Tiga penemuan mayat dalam lima hari di Sragen sempat menggegerkan warga. (IST)

 

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Rentetan penemuan mayat dalam kurun waktu lima hari terakhir menggegerkan masyarakat Kabupaten Sragen.

Tercatat, sejak Jumat (17/4) hingga Selasa (21/4), tiga jasad ditemukan di lokasi berbeda, memicu kekhawatiran publik.

Ketiga kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Sidoharjo, Mondokan, dan Sragen Kota. Meski berlangsung beruntun, pihak kepolisian memastikan seluruh kasus tidak berkaitan dengan tindak kriminal.

Baca Juga: Ambisi Liga 3 Menguat, Dukungan Pemkab Boyolali ke Persebi Diuji Konsistensinya

Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh para korban.

“Dari hasil olah TKP dan visum luar, tidak ditemukan tanda kekerasan baik dari benda tumpul maupun tajam. Semua mengarah pada faktor kesehatan,” tegasnya.

Kasus pertama terjadi pada Jumat (17/4) di Kecamatan Sidoharjo. Seorang perempuan bernama Elli Fitri Susanti (30), warga Widodaren, Ngawi, ditemukan meninggal dunia di rumah kerabatnya. Korban ditemukan dalam kondisi kaku di atas tempat tidur saat hendak diantar makanan.

Di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah obat-obatan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya indikasi penyakit dalam, tanpa tanda kekerasan.

Baca Juga: Kebijakan Longgar Disorot, DPRD Solo Temukan Ketimpangan Pajak dan Parkir Coffee Shop

Selanjutnya pada Minggu (19/4), warga Kecamatan Mondokan digemparkan dengan penemuan jasad Sular (51) di dalam rumahnya di Dukuh Kalidoro, Desa Kedawung. Korban yang tinggal seorang diri ditemukan dalam kondisi membusuk setelah keluarga mencium bau menyengat dari rumah yang terkunci.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi dan diperkirakan telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.

Kasus ketiga terjadi pada Selasa (21/4) di wilayah Sragen Kota. Seorang perempuan bernama Warsini (49), warga Boyolali, ditemukan meninggal dunia secara mendadak di area Pasar Hewan Nglangon. Korban sempat terjatuh saat sedang makan di warung kelontong.

Meski sempat mendapatkan pertolongan medis, nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung, batu empedu, serta asam lambung.

Baca Juga: Tamara Bleszynski Ogah Ketemu Nurah Pasya? Drama Pernikahan Teuku Rassya Masih Belum Usai!

Kapolres menegaskan, fenomena ini bukan merupakan rangkaian kasus kriminal, melainkan kebetulan yang dipicu kondisi kesehatan para korban.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tetap tenang. Selain itu, warga diminta lebih peduli terhadap anggota keluarga atau tetangga, terutama yang tinggal sendiri dan memiliki riwayat penyakit kronis.

“Kami berharap masyarakat lebih meningkatkan kepedulian sosial. Jika ada anggota keluarga yang tinggal sendiri atau memiliki penyakit, perlu perhatian lebih agar kejadian serupa bisa diantisipasi,” pungkasnya.

Pihak keluarga korban pun disebut telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menempuh jalur hukum. (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#penemuan mayat di sragen #visum luar #sragen #penemuan mayat #olah tkp