Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Banjir Kepung Permukiman Sukoharjo, Warga Rentan Mulai Dievakuasi

Iwan Kawul • Rabu, 15 April 2026 | 05:15 WIB
Hujan deras semalam suntuk Selasa (14/4) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Sukoharjo. (Ist)
Hujan deras semalam suntuk Selasa (14/4) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Sukoharjo. (Ist)

Sukoharjo, SOLOBALAPAN.COM – Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (14/4) malam berubah menjadi ancaman nyata bagi warga.

Air perlahan tapi pasti merangsek ke permukiman, memaksa evakuasi dilakukan—terutama bagi kelompok rentan seperti balita dan lansia.

Di wilayah Kecamatan Baki, genangan terparah terjadi di kawasan Jetis Permai, Desa Gentan.

Baca Juga: Hujan Deras Rendam Solo, Wali Kota Respati Pastikan Bantuan dan Evakuasi Warga

Air tak hanya menutup jalan, tetapi juga sudah masuk ke dalam rumah warga, terutama di area belakang gereja hingga perempatan Luwes ke arah barat. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa dan terus meningkat.

Camat Baki, Sutarto, menyebut kondisi di lapangan semakin mengkhawatirkan. Permintaan evakuasi mulai berdatangan, terutama dari keluarga yang memiliki balita.

“Sudah ada warga yang meminta evakuasi, khususnya yang memiliki balita. Sebagian sudah kami arahkan ke rumah saudara,” ujarnya.

Situasi serupa terjadi di Dukuh Keden, Desa Gentan. Warga yang memiliki bayi mulai bersiap meninggalkan rumah, meski proses evakuasi masih menunggu bantuan perahu dari relawan.

Sementara itu, evakuasi lansia di wilayah Jetis Permai juga tengah dipersiapkan. Tim di lapangan kini menunggu kedatangan perahu dari tim SAR untuk mempercepat penyelamatan.

Baca Juga: Dulu Seteru Kini Jadi Idaman, Bigmo Akhirnya Jawab Isu Perjodohan dengan Azizah Salsha

Kondisi tak kalah serius juga terjadi di Kecamatan Grogol. Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya, melaporkan banjir bahkan telah merendam halaman Kantor Kepala Desa Manang.

Ia menjelaskan, meluapnya sejumlah aliran sungai menjadi pemicu utama. Air dari Kali Mranggen mengalir ke Kali Kembang dan diduga ada tanggul yang jebol, sehingga air masuk ke permukiman warga. Selain itu, Kali Janes di Banaran juga meluap dan berdampak ke wilayah Cemani, Gedangan, hingga Langenharjo.

Tak hanya faktor sungai, sistem drainase yang tak mampu menampung debit air memperparah kondisi. Di kawasan depan RS Dr Oen dan RS Indriati Solo Baru, saluran air diduga mengalami pendangkalan sehingga air meluap ke jalan dan permukiman.

Genangan juga terpantau di kawasan Simpang Pandawa Solo Baru. Pengguna jalan diimbau menghindari jalur tersebut guna mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan.

Baca Juga: Kronologi Viral Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI: Objektifikasi di Grup WhatsApp hingga Ancaman Drop Out

Meski demikian, kondisi Bengawan Solo dilaporkan masih dalam status aman. Namun kewaspadaan tetap ditingkatkan karena hujan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

“Semoga segera reda dan tidak ada kiriman air lagi dari hulu,” ujar Herdis. (kwl/an)


 

Editor : Andi Aris Widiyanto
#banjir sukoharjo #evakuasi lansia #Kecamatan Grogol #hujan deras #bengawan solo