KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendorong perubahan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) melalui gerakan “Selasa Roda Dua”.
Program ini mewajibkan ASN menggunakan kendaraan roda dua setiap hari Selasa sebagai upaya efisiensi energi dan pengurangan emisi.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Karanganyar Nomor 800/808.18 Tahun 2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN.
Baca Juga: Keluarga Korban Tuntut Keadilan, Pelaku Diminta Ditahan dan Kepala SMPN 2 Sumberlawang Dicopot
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karanganyar, Isnan Nur Aziz, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah konkret dalam membangun budaya kerja yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Gerakan Selasa Roda Dua ini mendorong kesadaran bahwa efisiensi energi bisa dimulai dari hal sederhana, seperti penggunaan kendaraan roda dua. Ini bagian dari transformasi ASN yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Menurut Isnan, penggunaan kendaraan roda dua secara rutin setiap Selasa diharapkan mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan pemerintahan.
Selain itu, langkah ini juga berdampak pada pengurangan emisi gas buang yang berkontribusi terhadap kualitas udara.
Ia menilai, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar, baik bagi efisiensi birokrasi maupun keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga: Garuda Muda Wajib Menggigit! Indonesia U-17 vs Timor Leste Malam Ini, Tiga Poin Harga Mati
“Satu langkah sederhana jika dilakukan bersama-sama akan membawa perubahan signifikan, tidak hanya untuk efisiensi operasional, tetapi juga sebagai kontribusi nyata menjaga lingkungan,” katanya.
Pemkab Karanganyar berharap gerakan ini tidak hanya berhenti di kalangan ASN, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup hemat energi.
Dengan keterlibatan ASN sebagai penggerak, pemerintah optimistis budaya kerja yang efisien dan berwawasan lingkungan dapat terbangun secara berkelanjutan. (rud/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto