Boyolali, SOLOBALAPAN.COM – Seekor ular sanca kembang tampaknya memilih menu sarapan yang “terlalu berisiko”. Bukannya kenyang dengan tenang, justru berakhir diamankan petugas.
Ular jenis Sanca kembang sepanjang kurang lebih 2 meter berhasil dievakuasi oleh Regu 02 Damkar Boyolali setelah masuk ke kandang ayam milik warga di Dukuh Mulyorejo, RT 07/02 Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Minggu (12/4) pagi.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengungkapkan bahwa laporan berasal dari pemilik kandang, Layla Fadhilah Purnomo, yang mendapati “tamu tak diundang” sudah berada di dalam kandangnya—dan bukan sekadar berkunjung, tapi juga sempat memangsa seekor ayam.
Baca Juga: Niat Cari Untung Cepat, Pemuda Wonogiri Malah Berurusan dengan Polisi Gegara Pil Koplo
“Pelapor melihat ular berada di kandang sekitar pukul 06.10 WIB dan langsung menghubungi Damkar,” jelas Supriyono.
Tak butuh waktu lama, tim Damkar langsung bergerak. Evakuasi berlangsung sekitar 15 menit, dari pukul 06.10 WIB hingga 06.25 WIB. Ular tersebut berhasil diamankan sebelum sempat kabur lebih jauh—mungkin karena perutnya sudah cukup kenyang.
Setelah diamankan, ular kemudian dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman warga. Langkah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa meski sempat “melanggar batas”, satwa liar tetap bagian penting dari ekosistem.
Supriyono mengimbau masyarakat untuk tidak gegabah saat menemukan ular.
“Jangan mencoba menangkap sendiri jika tidak memiliki keahlian. Segera hubungi petugas,” tegasnya.
Selain itu, warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar kandang ternak, agar tidak menjadi tempat persembunyian ular.
Baca Juga: Comeback Spektakuler! EXO Siap Gelar Konser Perdana Usai Semua Member Selesaikan Wamil
Fenomena kemunculan ular dan sarang tawon belakangan ini juga terbilang meningkat. Menurut Supriyono, laporan yang biasanya datang bergantian sesuai musim, kini justru muncul hampir setiap hari.
“Biasanya ada musimnya, tapi sekarang laporan ular dan tawon terus berdatangan,” ujarnya.
Karena pada akhirnya, baik manusia maupun satwa liar sama-sama butuh ruang hidup. Bedanya, kalau yang satu salah masuk kandang, yang lain bisa salah ambil keputusan. (fid/an)