BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Seorang pensiunan TNI Angkatan Laut (AL) bernama Slamet (61) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Pancuran Karangboyo, Dukuh Karangboyo, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Selasa (17/2) pagi.
Korban merupakan warga Dukuh Tegalombo, Desa Kiringan, ditemukan dalam kondisi mengambang di embung sekitar pukul 08.40 WIB.
Kapolsek Boyolali Kota, AKP Andy Setiawan, membenarkan peristiwa tersebut.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 08.40 WIB pada hari Selasa terkait penemuan jasad seorang pria di Embung Pancuran Karangboyo. Setelah mendapatkan laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi,” ujar Andy Setiawan saat dikonfirmasi, Rabu (18/2).
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 08.10 WIB ketika korban berangkat ke embung bersama Urvia Syahra Fitri. Saat itu, Urvia mencuci pakaian di tepi embung, sementara korban berenang.
Sekitar 30 menit kemudian, saksi Wahyu Agung Prakoso yang sedang memancing di lokasi melihat korban sudah dalam kondisi mengambang.
Wahyu kemudian memberitahu Urvia dan saksi lainnya, Januri, sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat.
Ketua RT bersama Urvia selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Boyolali Kota.
Hasil pemeriksaan awal tim medis dari PMI Kabupaten Boyolali tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan medis, tidak ada indikasi kekerasan. Paru-paru dan lambung korban banyak berisi air, yang mengindikasikan korban meninggal dunia akibat tenggelam,” jelas Andy.
Embung Pancuran Karangboyo diketahui memiliki ukuran sekitar 10x5 meter dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (fid/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto