Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Makan Bergizi Gratis atau Uji Ketahanan Perut? Puluhan Siswa Jatisrono Diduga Keracunan

Iwan Adi Luhung • Rabu, 14 Januari 2026 | 09:20 WIB

ILUSTRASI Keracunan MBG
ILUSTRASI Keracunan MBG

WONOGIRI, SOLOBALAPAN.COM — Program makan bergizi gratis (MBG) yang digadang-gadang demi masa depan generasi emas rupanya memberi “bonus” tak terduga.

Puluhan siswa di Kecamatan Jatisrono diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG, dengan gejala klasik yang sulit dibantah: sakit perut dan diare berjamaah.

Alih-alih menambah gizi, menu MBG justru diduga membuat perut siswa bekerja ekstra. Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Jatisrono mulai mengeluh sakit perut dan diare pada Selasa (13/1/2025), sehari setelah menyantap MBG yang dibagikan Senin (12/1/2025).

Baca Juga: Hujan Ekstrem Terjang Karanganyar, Longsor di Karangpandan–Ngargoyoso Rusak Talud dan Rumah Warga

Seorang sumber yang memilih tetap “bergizi anonim” mengungkapkan, jumlah siswa yang terdampak tidak sedikit dan tersebar di beberapa sekolah.

“Sakit perut. Diare. Satu sekolah infonya ada yang 20-an anak, ada yang 15-an. Beberapa sekolah,” ujar sumber tersebut, singkat namun cukup menjelaskan situasi.

Ironisnya, hingga kini menu MBG yang diduga jadi biang kerok belum juga jelas. Padahal makanan itu sudah lebih dulu mampir ke perut para siswa.

Informasi yang beredar menyebut puskesmas setempat sudah mengetahui kabar ini dan berencana turun ke dapur penyedia MBG—tentu saja setelah efek sampingnya dirasakan ramai-ramai.

“Besok puskesmas dan dinas informasinya mau ke dapur juga,” tambah sumber tersebut.

Belum diketahui secara pasti apakah ada siswa yang harus menjalani rawat inap atau sekadar cukup bolak-balik toilet. Namun satu hal yang pasti, menu “bergizi” itu sukses membuat aktivitas belajar terganggu.

Baca Juga: Siapa Istri Roby Tremonti Sekarang? Terseret Isu Grooming di Buku Aurelie Moeremans, Kini Profilnya Dikulik Warganet

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Mubarok, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut puskesmas di wilayah Jatisrono sedang melakukan investigasi.

“Puskesmas sedang melakukan investigasi,” ujarnya singkat—sependek antrean klarifikasi soal menu yang sudah telanjur disantap.

Program yang niatnya menyehatkan kini justru dipertanyakan kualitas dan pengawasannya. Publik pun menunggu, apakah investigasi ini hanya sebatas formalitas, atau benar-benar menelusuri dapur hingga ke sumber masalah. (al/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#wonogiri #keracunan mbg #kecamatan jatisrono #Mbg #Makan Bergizi Gratis (MBG) #Siswa Keracunan MBG #diare #sakit perut