SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Warga Dukuh Randukuning, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, mendadak gempar pada Selasa (30/12) sore.
Sebuah sumur bor milik warga yang awalnya dibuat untuk mencari sumber air irigasi sawah, justru “meledak” dan menyemburkan air hingga setinggi kurang lebih 8 meter ke udara.
Peristiwa mengejutkan itu terjadi di lahan milik Marsi, warga setempat, yang menyewa jasa pengeboran untuk membuat sumur sibel.
Proses pengeboran telah berlangsung selama sekitar 10 hari dan mencapai kedalaman 90 meter sebelum akhirnya dipasang instalasi pipa serta mesin pompa.
Insiden bermula sekitar pukul 15.45 WIB, saat petugas pengeboran melakukan pengurasan lumpur menggunakan mesin sibel yang ditenagai genset.
Baca Juga: SIAPA PALING HOKI? 5 Zodiak Ini Diramal Mandi Kebahagiaan Tepat di Malam Tahun Baru 2026!
Pada awalnya, aliran air dari dalam sumur berjalan normal tanpa tanda-tanda mencurigakan.
Namun, sekitar 15 menit kemudian, situasi berubah drastis. Mesin pompa mendadak mati total. Tak berselang lama, rangkaian pipa hisap sepanjang puluhan meter terdorong keluar dengan tekanan sangat kuat dari dalam tanah hingga terlempar ke permukaan sawah.
Sesaat setelah pipa terlontar, air menyembur deras dari lubang sumur, membubung tinggi ke udara layaknya air mancur raksasa. Semburan air tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan berhamburan menjauh dari lokasi.
Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Masaran AKP Syamsudin langsung memimpin personelnya menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan.
“Kami segera memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat. Tekanan air yang sangat kuat ini cukup berisiko apabila ada aktivitas masyarakat di radius dekat,” ujar AKP Syamsudin di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, semburan air dari sumur bor tersebut masih berlangsung. Pihak Polsek Masaran telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen serta relawan SAR untuk melakukan pemantauan intensif dan meneliti penyebab pasti munculnya fenomena tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Warga diminta tidak mendekati area semburan demi keselamatan, serta segera melapor kepada aparat jika terjadi perubahan kondisi atau potensi bahaya lanjutan di sekitar lokasi sumur bor. (din/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto