Pemkot Solo Tiadakan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026, Diganti Dengan Aksi Ini
Didi Agung Eko Purnomo• Sabtu, 27 Desember 2025 | 04:43 WIB
SEMANGAT BARU: Warna-warni pancaran kembang api menghiasi langit di atas balai kota di momen pergantian tahun, Minggu (31/12) malam.
SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Suasana pergantian tahun baru 2026 di Kota Solo dipastikan akan berbeda dari biasanya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api yang biasanya menjadi puncak kemeriahan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas.
Malam pergantian tahun pada Rabu (31/12/2025) nanti akan diubah konsepnya menjadi "Malam Kepedulian untuk Sumatera".
Car Free Night Tetap Ada, Fokus Galang Donasi
Meski tanpa letupan kembang api resmi dari pemerintah, gelaran Car Free Night (CFN) di sepanjang Jalan Slamet Riyadi hingga Balai Kota, serta acara di Taman Balekambang, akan tetap dilaksanakan.
Namun, fokus acara akan dialihkan menjadi aksi sosial.
Pemkot Solo menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI), Baznas, dan lembaga filantropi lainnya untuk menggalang donasi di titik-titik keramaian tersebut guna membantu saudara-saudara di Sumatera.
Wali Kota: "Nyumet Kembang Api Ning Omah Wae"
Terkait penggunaan kembang api oleh warga, Respati Ardi tidak melarang secara total, namun ia memberikan imbauan khusus.
“Nyumet (menyalakan) kembang api ning omah (di rumah) saja. Nanti kita imbau, tema kita kali ini adalah malam kepedulian,” ujar Respati.
Ia berharap warga Solo maupun wisatawan yang datang dapat menikmati suasana kota dengan aman, nyaman, dan kondusif.
Momen pergantian tahun kali ini diharapkan menjadi ajang refleksi diri ketimbang hura-hura yang berlebihan.
“Saya sangat berharap khususnya warga Solo dan pendatang bisa menikmati Kota Solo dengan aman dan nyaman. Menjaga kondusivitas, akhir tahun saatnya kita merefleksikan diri,” pungkasnya. (did)