Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Pohon Jalanan Masaran Sragen Roboh Beruntun, 1 Mobil Hancur dan Petani Disorot Jadi Penyebab

Ahmad Khairudin • Jumat, 26 Desember 2025 | 17:03 WIB

 

Pohon Jalanan Masaran Sragen Roboh Beruntun
Pohon Jalanan Masaran Sragen Roboh Beruntun

SOLOBALAPAN.COM - Hujan deras yang disertai angin kencang kembali memicu bencana di Kabupaten Sragen.

Kamis sore (25/12), wilayah Kecamatan Masaran mendadak lumpuh setelah puluhan pohon besar tumbang secara bersamaan dan menutup total akses jalan Nguwer–Cungul, Dukuh Gebang Kidul, Desa Gebang.

Tak hanya memicu kemacetan panjang, satu unit mobil Daihatsu Zebra milik warga menjadi korban setelah tertimpa pohon jati berukuran besar.

Kerusakan parah terlihat pada bagian atap dan pintu kendaraan, sementara pemilik mobil hanya bisa pasrah melihat kendaraannya ringsek.

Angin Kencang Mengamuk, Pohon Raksasa Roboh Seketika

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Warga sekitar dibuat panik saat angin berhembus kencang disertai suara gemuruh dari pohon-pohon yang roboh satu per satu.

Jenis pohon yang tumbang didominasi jati, trembesi, sengon, hingga mangga yang selama ini berdiri di sepanjang badan jalan.

Selain kendaraan, rumah warga juga ikut terdampak.

Atap teras rumah milik Mulyono rusak akibat terpaan angin dan material bangunan yang beterbangan. Total kerusakan pun tak bisa dianggap sepele.

Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 17 pohon tumbang, terdiri dari 13 pohon jati, 2 trembesi, 1 mangga, dan 1 sengon.

Petani Dituding Rusak Akar Pohon Jalan

Di tengah cuaca ekstrem, muncul sorotan terhadap ulah manusia yang diduga memperparah kondisi pohon turus jalan.

Salah satu warga setempat, Kurniawan, menilai pohon-pohon tersebut sudah lama rapuh akibat ulah oknum petani.

"Selain hujan angin, pohon di jalan digerus petani sehingga akarnya tidak kokoh," tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, untuk menata ulang konstruksi jalan agar lebih kuat serta memberikan peringatan keras kepada petani agar tidak merusak pohon pelindung jalan.

Kapolres Sragen Turun Langsung Pimpin Evakuasi

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari bergerak cepat dengan memimpin langsung proses evakuasi di lokasi.

Personel Sat Samapta Polres Sragen, Polsek Masaran, BPBD Kabupaten Sragen, relawan SAR, hingga perangkat desa dikerahkan untuk membersihkan pohon tumbang.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Begitu menerima laporan, kami langsung terjunkan personel untuk evakuasi agar akses jalan kembali normal dan tidak menimbulkan korban jiwa,” tegas AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Dengan peralatan terbatas dan cuaca yang masih belum sepenuhnya bersahabat, petugas bekerja bahu-membahu memotong batang pohon dan menyingkirkannya dari badan jalan.

Sekitar pukul 17.30 WIB, seluruh pohon berhasil dievakuasi dan jalur Nguwer–Cungul kembali dapat dilalui kendaraan.

Kerugian Capai Rp 30 Juta, Warga Diminta Waspada

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 30 juta, mencakup kerusakan kendaraan, rumah warga, serta pohon-pohon yang tumbang.

Kapolres Sragen pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem.

“Kami mengajak warga agar segera melapor apabila terjadi keadaan darurat, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang,” pungkasnya. (din/lz)

Editor : Laila Zakiya
#pohon tumbang #sragen #masaran #hujan angin