Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Solo Pilih Charity Night di Malam Tahun Baru, Kembang Api Dikurangi tapi Ekonomi Tetap Hidup

Laila Zakiya • Jumat, 26 Desember 2025 | 01:25 WIB
Ilustrasi Perayaan Tahun Baru dengan Kembang Api
Ilustrasi Perayaan Tahun Baru dengan Kembang Api

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kota Surakarta mengambil langkah berbeda dalam menyikapi imbauan larangan pesta kembang api jelang pergantian tahun.

Alih-alih mematikan kemeriahan, Pemkot Solo justru mengusung konsep Charity Night sebagai wajah baru perayaan malam tahun baru yang lebih bermakna.

Kebijakan ini muncul setelah Mabes Polri menginstruksikan jajaran kepolisian daerah untuk tidak mengeluarkan izin pesta kembang api.

Namun, Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan bahwa Solo tidak akan bersikap kaku dalam menerjemahkan kebijakan tersebut di lapangan.

"Soal kembang api, jadi Malam. Pergantian Baru di Solo itu konsepnya Charity Night malam kepedulian. Nanti bisa tunai atai lewat QRIS," kata dia, Kamis (25/12).

Malam Tahun Baru Bertema Kepedulian Sosial

Respati menjelaskan, seluruh rangkaian perayaan malam tahun baru di Solo diarahkan untuk menumbuhkan empati sosial.

Setiap kegiatan diharapkan membawa semangat berbagi, terutama bagi korban bencana alam.

"Untuk kembang api saya tentu ada pengurangan, sudah kami imbau jadi pengurangannya itu bisa didonasikan. Kami juga minta pada event penyelenggara kegiatan agar tidak berlebihan dan merubah acara menjadi malam kepedulian," lanjutnya.

Pemkot meminta para penyelenggara acara untuk menyesuaikan konsep hiburan dengan nuansa penggalangan dana, baik melalui donasi langsung maupun sistem digital.

Tetap Meriah, Roda Ekonomi Tak Dihentikan

Meski mengedepankan kepedulian, Pemkot Solo memastikan geliat ekonomi malam tahun baru tetap berjalan.

Respati menegaskan bahwa perayaan akhir tahun merupakan momen penting bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.

"Ada beberapa titik kegiatan. Ada di Balaikambang, Balaikota, dan tentunya Car Free Night nanti tetap ada," kata Respati.

Beberapa lokasi strategis telah disiapkan untuk mengakomodasi hiburan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Musik, Bazar, dan Panggung Hiburan di Sejumlah Titik

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Solo, kawasan Balaikambang akan dimeriahkan dengan pentas musik.

Sementara area Balaikota dan sekitarnya dipenuhi bazar kuliner. Di jalur Car Free Night Jalan Slamet Riyadi, sejumlah panggung hiburan akan tersebar di beberapa titik.

Pemerintah Kota Surakarta juga telah berkoordinasi dengan penanggung jawab kegiatan di tiap segmen agar penggalangan dana bisa dilakukan secara terorganisir.

"Jadi masyarakat diajak untuk bisa terlibat aktif dalam penggalangan dana itu. Nanti bisa cash atau QRIS. Pengumpulannya dan disalurkan lewat siapa masih kami koordinasikan,"** imbuh Sekda Kota Surakarta, Budi Murtono. 

Perayaan Berubah, Makna Diperluas

Dengan konsep Charity Night, Solo mencoba menghadirkan wajah baru perayaan tahun baru—tetap meriah, tetap menggerakkan ekonomi, namun juga sarat nilai kepedulian sosial.

Pengurangan kembang api bukan menjadi pembatas, melainkan pintu masuk untuk berbagi dan menumbuhkan solidaritas bersama. (ves/lz)

Editor : Laila Zakiya
#kembang api #pemkot solo #Charity night