SUKOHARJO, SOLOBALAPAN.COM – Cuaca ekstrem melanda wilayah Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, pada Kamis (4/12) siang.
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sedikitnya empat kejadian yang menimbulkan kerusakan, mulai dari pohon tumbang hingga rumah warga roboh.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, menyampaikan bahwa laporan diterima secara bertahap sejak siang hari. Begitu informasi masuk, tim langsung dikerahkan ke sejumlah titik terdampak.
“Tim relawan bersama warga langsung kami kerahkan begitu laporan diterima. Prioritas kami memastikan tidak ada korban jiwa serta melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak,” jelasnya.
Di Dukuh Kerjo RT 2/9, Desa Polokarto, satu pohon tumbang melintang di jalan utama hingga menutup akses warga. Petugas BPBD bersama relawan melakukan pemotongan pohon agar jalur kembali dapat dilalui.
Tidak jauh dari lokasi tersebut, pohon tumbang juga dilaporkan menimpa jembatan desa. Beruntung, hasil pengecekan cepat memastikan struktur jembatan tetap aman.
Kerusakan paling parah terjadi di rumah milik Dwi Sasono di Dukuh Panguripan RT 1/9. Rumah tersebut roboh akibat terpaan angin kencang dan dinyatakan mengalami kerusakan berat.
Baca Juga: Unggahan Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi UNS Heboh di Medsos, Kampus Turun Tangan
“Kami sudah melakukan asesmen awal untuk kebutuhan bantuan darurat. Warga terdampak juga sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” terang Ariyanto.
Di titik lain, rumah milik Jakino di Dukuh Kerjo RT 2/9 ikut tertimpa pohon berukuran besar. Proses evakuasi pohon masih berlangsung karena memerlukan alat tambahan untuk mengangkat batang yang cukup berat.
BPBD mengimbau warga tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Dearly Djoshua Unfollow Ari Lasso hingga Isyaratkan Putus, Benarkah Sang Musisi Kini Galau?
“Mohon masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon besar, mengecek kondisi pohon di sekitar rumah, dan segera menginformasikan kepada BPBD jika ada kejadian serupa,” tegas Ariyanto.
Hingga sore hari, penanganan lanjutan masih dilakukan BPBD bersama perangkat desa, relawan, dan masyarakat untuk memastikan seluruh lokasi terdampak aman dan akses kembali normal. (kwl/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto