BOYOLALI, solobalapan.com – Sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mini atau Pertashop milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Cepogo disatroni maling pada Jumat (21/11) siang.
Akibatnya, uang setoran hasil penjualan BBM senilai sekitar Rp 17 juta raib digondol pelaku.
Pertashop tersebut berada di Jalur Cepogo–Ampel, tepatnya di Dukuh Wates, Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo.
Tas Berisi Uang Dititipkan di Ruang Mesin
Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh penjaga Pertashop, Wahyu Muhammad Ilyas. Saat itu, ia hendak menyimpan uang hasil penjualan bensin ke dalam tas.
Sebelumnya, ia sempat meninggalkan tas berisi uang tunai tersebut di ruang mesin dispenser BBM ketika pergi membeli makanan.
“Itu sekitar jam 09.20 WIB. Saya tutup sebagian pintu ruangan mesin, mau ke puskesmas beli siomay, tidak sampai 5 menit. Setelah balik saya melayani pembeli juga,” ujar Wahyu kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (25/11).
Namun saat hendak mengambil tas itu kembali, barang tersebut sudah tidak berada di tempat semula.
Aksi Terekam CCTV
Setelah mengecek CCTV, terlihat seorang pria mengambil tas di ruang mesin, kemudian langsung kabur ke arah barat menggunakan motor Vario putih.
Dalam tas tersebut terdapat dua tas kecil lainnya. Masing-masing berisi uang Rp 12 juta dan Rp 5 juta sehingga total kerugian mencapai Rp 17 juta.
“Di CCTV itu pelaku memakai Vario putih, helm INK Centro, baju putih, celana jeans pendek,” imbuh Wahyu.
Ia mengaku biasanya hanya meninggalkan tas sebentar ketika ke toilet. Namun untuk tas kecil, biasanya ia selalu menenteng.
Usai mengetahui kejadian tersebut, Wahyu langsung melapor ke Polsek Cepogo.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Cepogo AKP Agung Setiawan membenarkan kejadian itu.
“Memang benar terjadi dugaan tindak pidana pencurian di Pertashop milik Bumdes Cepogo,” tegasnya.
Ia menyebut pelaku bertindak seorang diri. Mengandalkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, polisi kini tengah mendalami kasus tersebut untuk segera mengungkap identitas pelaku.
Kapolsek mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat membawa barang berharga.
“Kejahatan muncul karena ada niat dan kesempatan. Pastikan barang aman sebelum ditinggal,” tandasnya.
Kasus pencurian ini masih dalam penyelidikan Polsek Cepogo. (fid/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto