WONOGIRI, SOLOBALAPAN.COM – Kecelakaan tunggal kembali terjad
Sebuah truk bermuatan perabot plastik dengan nomor polisi W-8695-B terguling di Dusun Dawe Kidul, Desa Ngelo, Kecamatan Jatiroto, sekitar pukul 05.30 WIB.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, membenarkan peristiwa tersebut.
“Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 05.30. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” ujarnya.
Truk yang dikemudikan Nur Hidayat (27), warga Tambak Mayor, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, diketahui mengangkut sekitar empat ton perabot plastik dari Gresik menuju Kecamatan Baturetno.
Menurut keterangan pengemudi, truk mengalami kesulitan saat menanjak di lokasi kejadian.
“Saat hendak memindahkan gigi dari dua ke satu, sopir terlambat memasukkan sehingga truk meluncur mundur dan terguling di badan jalan,” jelas AKP Anom.
Beruntung, pengemudi dan kru truk berhasil selamat tanpa luka, namun kendaraan mengalami kerusakan cukup berat. Proses evakuasi dilakukan menggunakan alat derek oleh petugas gabungan.
AKP Anom menambahkan, Jalur Tunggangan memang dikenal berbahaya bagi kendaraan besar karena memiliki kemiringan tinggi.
“Kami sudah memasang rambu peringatan yang melarang kendaraan berat melintas di jalur ini karena kondisinya curam,” terangnya.
Polisi mengimbau agar pengemudi tidak memaksakan diri melintasi jalur ekstrem tersebut, terutama bagi kendaraan bermuatan berat.
Pengendara juga diminta menjaga kecepatan dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum menanjak.
“Kami terus melakukan pengawasan dan patroli di jalur rawan kecelakaan untuk mencegah insiden serupa,” pungkas Anom.
Diketahui, Jalur Tunggangan kerap memakan korban. Sebelumnya pada 13 Oktober 2025, sebuah truk pengangkut kunyit juga terguling di lokasi yang sama setelah mengikuti petunjuk arah dari Google Maps.
Bahkan beberapa bulan sebelumnya, truk bermuatan mi instan dan bus besar juga sempat mengalami kecelakaan di jalur tersebut. (al/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto