Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tragis! Solo Raya Diguncang 2 Kasus Akhiri Hidup dalam Sehari: Mahasiswi UIN Solo Loncat dari Lantai 4, Disusul Pelajar PKL Gantung Diri di Kos

Damianus Bram • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 01:22 WIB
Polisi evakuasi jenazah seorang pelajar (17 tahun) asal Wonogiri yang sedang menjalani PKL di Solo, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di kamar kosnya di Gilingan, Jumat (17/10).
Polisi evakuasi jenazah seorang pelajar (17 tahun) asal Wonogiri yang sedang menjalani PKL di Solo, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di kamar kosnya di Gilingan, Jumat (17/10).

SOLOBALAPAN.COM – Sebuah peristiwa tragis mengguncang Solo Raya pada Jumat (17/10/2025).

Dalam kurun waktu satu hari, terjadi dua kasus bunuh diri yang melibatkan kalangan muda, seorang mahasiswi di UIN Solo, Sukoharjo, dan seorang pelajar yang sedang Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Gilingan, Kota Surakarta.

Dua kasus ini menjadi sorotan serius terkait isu kesehatan mental di kalangan pemuda.

Kasus 1: Mahasiswi Bipolar di UIN Solo

Baca Juga: Tragis! Pelajar Asal Wonogiri Ditemukan Akhiri Hidup dengan Gantung Diri di Kamar Kos Gilingan Solo, Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan

Kasus pertama terjadi sekitar pukul 10.45 WIB di UIN Raden Mas Said Surakarta. Seorang mahasiswi semester 5 berinisial H dari Program Studi Psikologi nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 4 Gedung Laboratorium Kampus.

Korban diketahui telah lama mengidap penyakit mental gangguan Bipolar, yang mengharuskannya mengonsumsi obat hingga enam kapsul setiap harinya.

Korban sempat menulis kondisi batinnya dalam buletin kampus, Serambi Kata:

“Aku berjuang menghadapi mentalku yang bergejolak terlalu kencang walau sudah minum obat sehari enam kapsul.”

Saksi, Kukuh Satria, mengaku mendengar korban jatuh mengenai mobil yang terparkir.

Ia juga menemukan kursi dan pijakan batako di rooftop. Korban meninggal tak lama setelah dilarikan ke RS UNS. Polisi mengungkap, korban sempat survei gedung sebelumnya.

Kasus 2: Pelajar PKL Gantung Diri di Kamar Kos di Solo

Kasus kedua terjadi di wilayah Banjarsari, Solo, di mana seorang remaja (17 tahun) asal Wonogiri yang sedang menjalani PKL, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di kamar kosnya di Gilingan.

Penemuan berawal dari kecurigaan teman sekamar yang mendengar suara air gemericik dari kamar mandi sejak pukul 05.30 WIB.

Teman korban membuka ventilasi bawah pintu kamar mandi yang terkunci dari dalam, dan melihat kaki korban tergantung.

AKBP Pardjono, Kapolsek Banjarsari, membenarkan kejadian ini. “Tidak ditemukan tindak kekerasan pada korban. Selanjutnya untuk jenazah dibawa ke RSUD Dr. Moewardi,” beber Kapolsek, menguatkan dugaan murni bunuh diri.

Dua kasus tragis ini dalam satu hari menunjukkan pentingnya perhatian serius terhadap isu kesehatan mental dan menjadi alarm bagi seluruh institusi pendidikan dan keluarga di Solo Raya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#pkl #bunuh diri #mahasiswi #akhiri hidup #solo raya #UIN Solo #pelajar