Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bukan Masalah Asmara! Teman Ungkap Mahasiswi UIN Solo yang Lompat dari Gedung Lab Punya Riwayat Gangguan Bipolar

Iwan Kawul • Jumat, 17 Oktober 2025 | 22:15 WIB
Polisi cek TKP Mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta melompat dari rooftop Gedung Laboratorium, Jumat (17/10/2025).
Polisi cek TKP Mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta melompat dari rooftop Gedung Laboratorium, Jumat (17/10/2025).

SOLOBALAPAN.COM – Kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh mahasiswi berinisial H (21) di sebuah kampus di wilayah Kartasura pada Jumat (17/10/2025) masih menyisakan duka mendalam.

Seorang teman korban, S (25), buka suara dan mengungkapkan bahwa H lebih banyak berjuang dengan kondisi psikologisnya sendiri, bukan karena masalah asmara.

Mahasiswi UIN Solo yang sempat dibawa ke RS UNS dalam kondisi kritis ini, dikabarkan meninggal dunia tak lama setelah mendapatkan perawatan.

“Kalau masalah cowok, dia enggak terlalu mikir gitu, Mas. Cuman dia memang punya masalah sama dirinya sendiri,” ungkap S saat ditemui wartawan, Jumat (17/10/2025).

Dugaan Bipolar dan Ketergantungan Obat

S menuturkan, H sudah menunjukkan gejala gangguan suasana hati sejak lama dan diketahui mengonsumsi obat yang didapat dari psikolog.

“Dia memang pernah ke psikolog dan dikasih obat. Tapi kadang enggak rutin minum. Kalau enggak kuat, dia suka kambuh,” ujarnya.

S menguatkan dugaan mengenai penyakit yang diderita H.

“Kayaknya dia bipolar, Mas. Pernah cerita juga soal ketergantungannya sama obat. Dia tuh suka banget ke rumah sakit, luka sedikit aja pengin periksa. Kadang kayak nyaman di situ,” tambahnya.

S, yang mengenal korban sejak lama, menggambarkan H sebagai sosok yang tidak terlalu pendiam.

“Enggak pendiam banget, masih gaul. Tapi kelihatan kalau dia punya beban pikiran sendiri. Kadang ceria, kadang murung,” kenangnya.

Korban diketahui tinggal bersama keluarganya di Perumahan Anggrek Krisan, Desa Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Meskipun S mengaku tidak tahu pasti penyebab H memutuskan mengakhiri hidupnya, ia membenarkan bahwa korban suka menulis di buku catatan.

Kasus tragis ini kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian untuk mengetahui motif pasti.

Pihak kampus dan keluarga juga belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa yang terjadi. (kwl/dam)

Editor : Damianus Bram
#bipolar #bunuh diri #mahasiswi #lompat #UIN RM Said Surakarta #UIN Solo