Tawangmangu, SOLOBALAPAN.COM – Suasana liburan yang semula ceria di kawasan wisata Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu, tiba-tiba berubah menjadi duka mendalam pada Minggu sore (21/9).
Luthfian Nabil Putra Wardoyo (18), seorang remaja asal Solo, meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang yang berada di area wisata tersebut.
Peristiwa Tragis yang Mengejutkan Pengunjung
Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo, membenarkan kejadian memilukan ini saat dihubungi oleh wartawan pada Senin (22/9).
Eko menjelaskan bahwa korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari petugas wisata dan pengunjung lainnya yang segera memberikan bantuan.
Sayangnya, meskipun telah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tawangmangu, korban dinyatakan meninggal dunia saat diperiksa.
“Korban sudah diberikan pertolongan pertama dan langsung dibawa ke puskesmas. Namun, setelah pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Eko Joko Widodo.
Baca Juga: Menyelami Kesegaran Umbul Temanten di Boyolali, Wisata Air Alami dengan Tiket Masuk Cuma Rp3.500
Kronologi Kejadian: Berenang yang Berujung Tragedi
Berdasarkan informasi dari saksi mata, Luthfian datang bersama temannya, Arjun Kaalades (16), dari Solo sekitar pukul 14.45 WIB.
Setelah tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, keduanya sempat berfoto di dekat air terjun sebagai kenang-kenangan sebelum melanjutkan perjalanan pulang.
Namun, suasana berubah ketika Luthfian mengajak temannya untuk singgah ke kolam renang meski telah diingatkan oleh Arjun. Meski dilarang, Luthfian tetap nekat berenang. Tidak lama setelah itu, Luthfian terlihat panik dan akhirnya tenggelam di kolam renang.
Baca Juga: Sempat Diusir Saat Bantu Korban Banjir Bali, Aisar Khaled Justru Diganjar Penghargaan oleh DPD RI
Arjun yang tidak bisa berenang langsung mencari bantuan kepada petugas. Dua petugas wisata, Sumardi (45) dan Agus Triyanto (33), segera terjun untuk menyelamatkan korban. Meskipun korban sempat diberi resusitasi jantung paru (RJP), kondisinya tidak kunjung membaik.
Penyebab Kematian dan Penolakan Autopsi
Setelah berhasil dibawa ke Puskesmas Tawangmangu, hasil pemeriksaan medis memastikan bahwa penyebab kematian korban adalah tenggelam, tanpa adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi dari Polsek Tawangmangu bersama tim Inafis Polres Karanganyar segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa beberapa saksi untuk memastikan kronologi kejadian.
Pihak keluarga Luthfian menerima musibah ini dengan lapang dada dan menolak dilakukannya autopsi. Jenazah korban akhirnya dipulangkan ke Solo untuk dimakamkan.
Kehilangan yang Menyedihkan di Tengah Keindahan Alam
Baca Juga: Bikin Merinding! Ini 5 Film Horor Indonesia Terbaru 2025 yang Sedang Tayang di Netflix
Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya kewaspadaan saat berkunjung ke tempat wisata, terutama di area-area yang berpotensi berbahaya seperti kolam renang.
Meski kawasan Air Terjun Grojogan Sewu dikenal dengan keindahan alamnya, kejadian ini menambah daftar duka yang dirasakan oleh keluarga korban dan pengunjung lainnya. (rud/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto