WONOGIRI, SOLOBALAPAN.COM – Insiden tragis mengguncang Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri, Senin (7/7/2025) petang.
Sesosok pria paruh baya ditemukan tewas di dalam luweng sedalam 50 meter. Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya sendiri lantaran tekanan batin akibat permasalahan keluarga.
Korban berinisial P, 52 tahun, warga Desa Sambiharjo. Beberapa hari sebelum ditemukan, korban diketahui meninggalkan rumah dan memilih tinggal di sebuah gubuk di area tegalan tak jauh dari lokasi luweng.
Baca Juga: Tagar FufufuritsuOut Viral Menggema, Siapa Fritz Fernandez dan Apa Jabatannya di JKT48?
“Korban diduga mengalami depresi cukup berat. Ia sempat kembali ke rumah orang tuanya di Gudangharjo, namun kemudian mengasingkan diri,” terang Camat Paranggupito, Catur Susilo Prono, saat dikonfirmasi.
Penemuan mayat bermula saat salah satu perangkat desa mencium bau menyengat dari arah luweng sekitar pukul 07.30 WIB.
Pihak desa langsung melaporkan ke kecamatan dan dilakukan koordinasi dengan Forkompimcam serta BPBD Wonogiri, karena medan yang curam membutuhkan perlengkapan khusus untuk evakuasi.
Baca Juga: Curhat Septia Siregar, Ngaku Serasa Janda Dibuat Putra Siregar, Cemburu ke Karyawan?
Tim gabungan yang terdiri dari SAR Wonogiri, BPBD, TNI/Polri, dan warga setempat akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban yang tersangkut di bebatuan dalam luweng sekitar pukul 17.15 WIB.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, proses evakuasi cukup menantang karena lokasi yang sempit dan dalam. “Korban ditemukan di kedalaman sekitar 50 meter,” ujarnya.
Kasus ini menambah daftar panjang tragedi yang terjadi akibat depresi. Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitarnya. (al/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto