SOLOBALAPAN.COM - Sebanyak 390 siswa kelas XII dari SMA Negeri 4 Surakarta resmi menyelesaikan masa belajarnya dalam acara pelepasan angkatan ke-72 yang digelar di aula sekolah pada Rabu (7/5).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 89 siswa telah dinyatakan lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Veronika Dhian Novianti, menjelaskan bahwa seluruh siswa telah menjalani proses evaluasi secara menyeluruh.
Penilaian mencakup ujian praktik, penilaian akhir semester, serta penilaian sumatif akhir jenjang.
“Dari hasil rata-rata semester 1 sampai 6, ditambah rata-rata ujian praktik dan tertulis pada penilaian akhir, seluruh peserta didik kami nyatakan lulus 100 persen,” terang Veronika.
Kepala SMAN 4 Surakarta, Harmini, menyebut bahwa penggunaan sistem e-rapor turut mendukung kelancaran proses pendaftaran SNBP.
Sebanyak 45 persen dari total siswa kelas XII memenuhi syarat untuk mengikuti jalur seleksi berbasis prestasi tersebut.
“Dari total 390 siswa, ada 89 yang telah diterima di PTN melalui SNBP.
Jumlah ini menjadi yang tertinggi di antara sekolah-sekolah di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, dan menempatkan kami di posisi keempat se-Jawa Tengah,” ungkap Harmini dengan bangga.
Lebih lanjut, Harmini menyampaikan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya terbatas pada capaian akademik.
Siswa SMAN 4 Surakarta juga terus menorehkan prestasi di bidang nonakademik hingga tingkat internasional.
“Kami optimis, siswa-siswa lain yang masih mengikuti seleksi melalui jalur sekolah kedinasan, UTBK-SNBT, maupun mandiri, bisa mencapai target minimal 75 persen diterima di perguruan tinggi, atau bahkan lebih.
Kami doakan mereka mendapatkan tempat yang sesuai dengan potensi masing-masing,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Komite SMAN 4 Surakarta, Aris Munandar, memberikan apresiasi kepada para siswa atas kerja keras dan ketekunan selama menempuh pendidikan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru, staf, orang tua, dan seluruh elemen sekolah yang telah berkontribusi.
“Tugas guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan. Capaian luar biasa ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak,” tuturnya. (zia/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo