SOLOBALAPAN.COM - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Jumat, 2 Mei 2025, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Boyolali menggelar upacara bendera dengan cara unik dan penuh makna.
Seluruh peserta upacara—mulai dari siswa, guru, hingga staf sekolah—mengikuti kegiatan tersebut dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman sekolah ini diikuti oleh sekitar 635 peserta, dan menjadi momen reflektif untuk mengenang jasa para tokoh pendidikan nasional.
Kepala MTsN 4 Boyolali, Ahmad Wahyudi, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Pendidikan Nasional, namun juga bertujuan menghidupkan kembali semangat perjuangan tokoh-tokoh penting dalam dunia pendidikan.
“Ini adalah bentuk penghormatan kepada tokoh pendidikan seperti Ki Hajar Dewantara, yang telah berjuang membangun pondasi pendidikan bangsa,” ujar Wahyudi.
Pemakaian baju adat dalam kegiatan ini menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia yang patut dibanggakan.
Wahyudi menegaskan bahwa pihak sekolah sengaja memberi kebebasan kepada siswa untuk memilih pakaian adat dari suku mana pun, selama berasal dari wilayah Indonesia.
“Kami ingin mengenalkan dan menanamkan rasa bangga pada budaya Indonesia yang sangat kaya dan beragam,” tambahnya.
“Yang penting masih sesuai dengan norma kesopanan dalam lingkungan sekolah.”
Dengan suasana yang meriah namun tetap khidmat, kegiatan ini berhasil membangun semangat nasionalisme di kalangan siswa serta memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa. (fid/did)