SOLOBALAPAN.COM – Warga di beberapa wilayah Kabupaten Wonogiri mulai resah akibat kemunculan kera ekor panjang yang masuk ke permukiman dan dilaporkan mengambil makanan milik warga.
Insiden ini paling banyak dilaporkan di wilayah Kecamatan Giriwoyo, tepatnya di Dusun Petir, Desa Ngancar.
Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari pihak Kecamatan Giriwoyo terkait gangguan satwa liar tersebut.
Baca Juga: Persis Solo Bawa Aura Positif ke Stadion Manahan, Siap Duel Seru Lawan Persita Tangerang
BPBD bersama tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera melakukan peninjauan ke lokasi pada Kamis (24/4/2025).
“Kami langsung turun ke lapangan bersama BKSDA. Penanganan ini harus disusun secara komprehensif, karena berkaitan dengan pelestarian alam, jumlah populasi kera, dan strategi penanganan yang tepat,” ujar Fuad.
Dalam upaya awal, BKSDA telah membawa satu perangkap khusus. Pihak BPBD juga membuka opsi pembuatan perangkap tambahan secara swadaya bersama warga. Meski saat peninjauan tidak ditemukan kera secara langsung, laporan menyebut bahwa hewan-hewan tersebut datang secara berkelompok dan sempat terlihat sebelum tim tiba.
“Memang ada laporan kera menjarah makanan warga. Kalau ada yang masuk perangkap, akan segera diserahkan ke BKSDA,” tambah Fuad.
Tidak hanya di Giriwoyo, laporan serupa juga datang dari Kecamatan Batuwarno dan Karangtengah. Fenomena ini kini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan warga, terutama jika satwa-satwa tersebut mulai bersikap agresif. (al/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto