KLATEN, SOLOBALAPAN.COM - Pemerintah Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, mencanangkan wilayahnya sebagai desa semerbak bunga.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, pada Rabu (9/4/2025) di kawasan wisata Umbul Siblarak.
Kepala Desa Sidowayah, Mujahid Jaryanto, menjelaskan bahwa realisasi desa semerbak bunga ini diwujudkan melalui penanaman bunga bugenvil secara massal.
Saat ini, sedikitnya 200 tanaman bunga bugenvil telah menghiasi berbagai sudut desa.
“Jadi, ketika orang datang ke Sidowayah, mereka akan langsung merasakan pengalaman wisata. Di setiap dusun dan sepanjang jalan utama sudah ditanam bunga bugenvil,” ungkap Mujahid pada Kamis (10/4/2025).
Lebih lanjut, Mujahid mengungkapkan ambisinya untuk terus mempercantik desa dengan menanam hingga 1.000 tanaman bunga bugenvil.
Program ini digulirkan dengan beberapa pertimbangan utama, salah satunya adalah untuk meningkatkan kunjungan wisata ke desa Sidowayah.
Desa Sidowayah sendiri memiliki sejumlah potensi wisata unggulan, seperti Umbul Kemanten, Umbul Siblarak, dan Kampung Dolanan.
Baca Juga: Reaksi Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-17 Tekuk Afganistan di Piala Asia U-17 2025
Dengan penambahan bunga bugenvil, diharapkan daya tarik wisata desa semakin kuat.
“Selain mempercantik, adanya bunga bugenvil juga akan membuat lingkungan desa semakin rindang dan asri. Warna bunganya yang indah juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berfoto selfie,” imbuh Mujahid.
Penanaman bunga bugenvil juga diprioritaskan di kawasan-kawasan wisata di Sidowayah. Contohnya, di Umbul Siblarak telah ditanam 25 bunga bugenvil dengan harapan dapat mempercantik lokasi tersebut.
Mujahid berharap program desa semerbak bunga di Sidowayah dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ia mencontohkan program serupa di tingkat kabupaten, yaitu Klaten Kota Sejuta Bunga.
“Harapannya, Sidowayah bisa menjadi pionir atau embrio di Klaten sebagai desa yang rindang dan semakin semerbak. Kalau memungkinkan, ya semoga bisa menjadi desa sejuta bunga,” harap Mujahid.
Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan pariwisata di Klaten.
Ia menekankan pentingnya sinergi antar berbagai pihak, termasuk Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
Baca Juga: Bagaimana Hasil Tes DNA Ridwan Kamil? Ini Jawaban Lisa Mariana Soal Update Isu Perselingkuhannya
“Ini berkaitan dengan upaya memperpanjang masa tinggal wisatawan di Klaten. Jika kita menyediakan akomodasi yang memadai, dampak ekonominya akan sangat besar. Oleh karena itu, sinergi antar pihak sangat penting untuk mewujudkannya,” kata Hamenang. (ren/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto