SOLOBALAPAN.COM - Insiden yang mengecewakan terjadi setelah pertandingan antara Persis Solo dan Persib Bandung pada Minggu malam (29/12) di Stadion Manahan.
Benediktus Adi Prianto, fisioterapis tim Persib Bandung, menjadi korban pemukulan oleh seorang oknum suporter Persis Solo di Stasiun Solo Balapan.
Akibat pemukulan tersebut, Benediktus mengalami luka di pipi kanan.
Menurut informasi yang didapat, insiden itu terjadi ketika rombongan pemain dan ofisial Persib sedang bersiap untuk kembali ke Bandung menggunakan KA Turangga, yang dijadwalkan berangkat pukul 22.35 WIB.
Saat itu, Benediktus bersama kiper Persib, Kevin Ray Mendoza, singgah di minimarket yang terletak di dalam stasiun.
Sementara itu, pemain dan ofisial lainnya sedang berada di area boarding tiket.
Tiba-tiba, keduanya dihampiri oleh seorang oknum suporter di luar minimarket.
Dalam kejadian tersebut, Benediktus menjadi sasaran pemukulan, sementara Kevin berhasil melindungi dirinya dengan masuk kembali ke dalam minimarket.
Pihak berwajib, Polresta Surakarta, langsung menangani kasus ini.
Pelaku yang teridentifikasi berinisial AMA, seorang pria berusia 23 tahun yang merupakan warga Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, telah berhasil diamankan oleh kepolisian.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi mengonfirmasi penangkapan tersebut.
"Pelaku sudah ditangkap," ujar Iwan singkat saat dikonfirmasi pada Senin (30/12) pagi.
Kasus ini menjadi peringatan betapa pentingnya menjaga ketertiban dan menghindari kekerasan yang tidak perlu, terutama pasca pertandingan yang seharusnya menjadi momen olahraga yang mendukung persaudaraan antar klub dan suporter.
Polisi akan terus mendalami motif di balik serangan ini, sementara Persib dan publik berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang. (atn/did)