Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Begini Makna Natal 2024: Momen Bersatu untuk Bangun Bangsa dan Perkuat Harmoni, Salah Satunya di Kota Solo!

Antonius Christian • Selasa, 24 Desember 2024 | 19:12 WIB
Romo Kevikepan Surakarta Herman Yoseph Singgih Sutoro.
Romo Kevikepan Surakarta Herman Yoseph Singgih Sutoro.

SOLOBALAPAN.COM - Umat Kristiani di berbagai belahan dunia menyambut sukacita Natal 2024 hari ini, Rabu (25/12).

Di Indonesia, tema yang diusung oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) adalah "Marilah Kita Pergi ke Betlehem."

Tema ini diambil dari Injil Lukas 2:15 dan membawa pesan mendalam bagi umat Kristiani.

Romo Kevikepan Surakarta, Herman Yoseph Singgih Sutoro, mengungkapkan bahwa tema tersebut mengajak umat untuk kembali kepada inti kehidupan rohani dan bertemu dengan Sang Juru Selamat.

"Kembali ke kehidupan sehari-hari, kembali peduli kepada sesama, dan orang-orang sekitar kita," jelasnya.

Ia juga menyoroti dinamika masyarakat selama setahun terakhir yang sibuk dengan berbagai peristiwa politik, termasuk Pilpres, Pileg, dan Pilkada.

"Sehingga ini saatnya kita kembali untuk membangun bangsa, khususnya Kota Solo. Perbedaan pilihan lalu tidak perlu dipersoalkan kembali, ini saatnya bekerja bersama," tuturnya.

Menanggapi harapan terhadap pemimpin baru di tingkat nasional maupun daerah, Herman berharap mereka menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang.

"Sebagaimana yang tertuang dalam pembukaan UUD, ini bisa menjadi pegangan para pemimpin kita untuk melindungi segenap bangsa. Tidak perlu membedakan golongan, agama, dan suku. Karena semuanya patut dilindungi dan diperhatikan. Serta mengupayakan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mengupayakan kedamaian dunia," paparnya.

Menurut Herman, kedamaian dapat diwujudkan dari lingkup kecil, seperti keluarga dan masyarakat.

Ketika ditanya soal toleransi di Kota Solo, ia menilai upaya yang telah dilakukan Pemkot Solo cukup baik, namun tetap perlu dijaga.

Baca Juga: 15 Ucapan Natal 2024 dalam Bahasa Jawa! Pastinya Penuh dengan Makna dan Suka Cita, Yuk Simak Ada Apa Aja!

"Ini harus dikembangkan, apa yang sudah berjalan dengan baik. Bagi saya perlu dijaga toleransi ini, bisa saling menghormati, menghargai satu sama dengan lain," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberagaman harus dirawat tanpa memaksakan keseragaman.

"Tidak perlu memaksakan diri, semua harus sama, semua harus seragam. Tetapi bagaimana kita menjaga perbedaan yang ada. Karena beberapa waktu lalu, beberapa peristiwa yang sedikit menimbulkan kesalahpahaman, sehingga terjadi penurunan peringkat toleransi di Solo ini bisa ditingkatkan kembali. Dengan tidak mementingkan kepentingan pribadinya," pungkasnya.

Natal kali ini menjadi momen refleksi dan persatuan untuk merajut kembali harmoni serta toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Dengan semangat Natal, masyarakat diajak untuk peduli sesama dan terus menjaga Solo sebagai kota yang damai dan toleran. (ant)

Editor : Nindia Aprilia
#toleransi #Betlehem #romo #natal #2024 #solo #Tema