SOLOBALAPAN.COM – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Boyolali-Klaten, tepatnya di Dusun Kemiri, Kecamatan Mojosongo, pada Senin (9/12) petang.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor dan truk boks, menyebabkan dua remaja asal Klaten menjadi korban jiwa.
Satu korban, pengendara sepeda motor, meninggal di lokasi kejadian. Sementara pembonceng yang mengalami luka berat sempat dirawat di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.48 WIB. Sebuah truk boks Toyota Dyna bernopol B 9818 WCA yang dikemudikan Sugiman, 52, warga Banyudono, melaju dari arah Boyolali menuju Klaten.
Dari arah berlawanan, sepeda motor Honda Vario bernopol AD 3423 ACC yang dikendarai Naufal Husni Thamrin, 16, warga Desa Tulung, Klaten, bersama pemboncengnya, Adinda Ayuning P, 16, warga Desa Gedongjetis, Klaten, bertabrakan dengan truk tersebut di depan minimarket Kemiri.
Akibat tabrakan hebat itu, Naufal meninggal dunia di lokasi kejadian. Adinda yang mengalami luka parah di kepala dilarikan ke RSU Islam Boyolali, namun nyawanya tidak tertolong.
“Kedua korban meninggal dunia, satu di lokasi dan satu lagi saat mendapat perawatan di rumah sakit,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo, Selasa (10/12).
Tindakan Polisi
Polisi langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Selain itu, olah tempat kejadian perkara (TKP) juga dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab insiden tersebut.
Iptu Budi menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara.
Baca Juga: Panasnya Klasemen Sementara Piala AFF 2024: Indonesia Bayangi Vietnam dengan Skor 3 Poin di Grup B
“Pastikan kondisi aman sebelum mendahului kendaraan lain. Utamakan keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Sopan santun dalam berlalu lintas sangat penting,” katanya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah insiden serupa. (rgl/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto