SOLOBALAPAN.COM - Kawasan Gor Indoor Manahan, khususnya bagian depan yang akan disebut sebagai Plaza Gor Indoor, tengah dalam proses penataan dan digadang menjadi spot kegiatan baru di kawasan Manahan, Solo.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta memamerkan gambar 3D proyek ini yang diperkirakan rampung pada Desember 2024 mendatang.
Kepala DPUPR Kota Surakarta, Nur Basuki, menjelaskan bahwa pengerjaan Plaza Gor Indoor Manahan yang dimulai sejak pertengahan 2024, menelan anggaran sekitar Rp 4 miliar.
“Total anggarannya sekitar 4 miliar lebih, sebetulnya mulai dikerjakan dari tahun lalu dengan APBD, kemudian dilanjutkan dengan dana hibah dari UEA (sekitar 2,3 miliar, Red) pada tahun ini,” terang dia, Rabu (30/10).
Penataan di kawasan ini meliputi pelebaran area dengan menghilangkan pagar lama Gor Indoor dan memperluas akses masuk di sisi barat untuk memudahkan kendaraan besar.
“Jadi Gor Indoor nanti konsepnya akan menyatu dengan plaza yang baru. Area pertamanan yang ada di Pulau Jalannya dipertahankan, hanya dirampingkan saja. Tapi kemarin karena keperluan pelebaran ada satu pohon cemara yang ditebang,” kata dia.
Berdasarkan gambar 3D, tampilan Plaza Gor Indoor nantinya akan mirip dengan Plaza Manahan, dengan lantai batu andesit bermotif, bangku taman, dan lampu hias untuk tampilan cantik di malam hari.
“Jalur lambat yang saat ini ada di depan Gor Indoor kedepan akan dihilangkan karena menyatu dengan plaza, konsepnya mirip jalur lambat yang dihilangkan seperti di Plaza Manahan,” terang Nur Basuki.
Selain Plaza Gor Indoor, DPUPR juga sedang menata pertamanan di sisi utara Flyover Manahan bersama DLH dan pengerjaan Gor Indoor Manahan oleh Dispora Kota Surakarta.
Sekda Kota Surakarta, Budi Murtono, menyatakan, “Semua proyek yang dikerjakan dengan dana hibah UEA ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.”
Kehadiran Plaza Gor Indoor Manahan diharapkan memberikan ruang publik baru yang menyatu dengan kawasan Manahan, menghadirkan destinasi menarik bagi warga Solo. (ves)
Editor : Nindia Aprilia