SOLOBALAPAN.COM - Kebakaran melanda Balai Dusun Sambeng di Desa Sedayu, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri pada Jumat (9/8/2024) pagi.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung selama kurang lebih 30 menit sebelum api berhasil dikendalikan oleh warga setempat.
Menurut Camat Pracimantoro, Warsito, api yang pertama kali muncul di area gudang balai dusun dengan cepat merambat, menyebabkan kerusakan yang cukup parah.
Namun, berkat aksi cepat warga bersama anggota TNI-Polri serta bantuan tangki air dari pihak kecamatan, api berhasil dipadamkan sebelum melahap seluruh bangunan.
Dalam video yang diterima oleh Radar Solo, terlihat warga bergotong-royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya seperti ember dan selang air.
Meskipun tidak memiliki peralatan yang memadai, semangat kebersamaan mereka mampu mencegah kerusakan yang lebih besar.
Pasca kejadian, warga tetap berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan bahwa api benar-benar padam dan tidak ada kemungkinan kebakaran susulan.
Camat Warsito menyebutkan bahwa inventaris milik dusun yang tersimpan di gudang tersebut menjadi korban amukan api.
Di antaranya adalah 150 kursi plastik, 12 meja kayu, serta beberapa tikar yang semuanya hangus terbakar.
Baca Juga: Polres Sragen Gagalkan Peredaran 748 Butir Obat Berbahaya, Kini Satu Tersangka Berhasil Diamankan!
Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 20 juta. Penyebab kebakaran diduga karena kelalaian, di mana sebuah kompor gas yang tidak dimatikan menjadi sumber munculnya api.
Lebih lanjut, Warsito menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menggunakan alat-alat yang berpotensi menyebabkan kebakaran, t
erutama di fasilitas umum seperti balai dusun.
“Kami akan segera melakukan evaluasi dan meningkatkan sosialisasi tentang penggunaan peralatan yang aman di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, meskipun sudah berhasil dipadamkan, kejadian ini tetap menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk lebih berhati-hati.
“Syukur api berhasil dipadamkan sebelum menyebar ke rumah-rumah warga,” kata seorang warga yang turut membantu pemadaman.
Kini, warga bersama aparat setempat sedang membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan mengevaluasi langkah-langkah preventif ke depan.
Insiden ini juga menjadi momentum bagi aparat kecamatan untuk mengkaji ulang kesiapan penanganan kebakaran di wilayah tersebut, termasuk kesiapan fasilitas pemadam kebakaran yang ada.
"Kita akan pastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi dengan meningkatkan kesiagaan di setiap dusun," pungkas Warsito. (rud/nda)
Editor : Nindia Aprilia