SOLOBALAPAN.COM - Joko Widodo atau Jokowi diketahui telah memiliki rumah pensiun yang sudah mulai proses pembangunan di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.
Seperti yang diketahui, proses tersebut telah dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Senin (1/7/2024) lalu.
Sementara itu, rumah pensiun Presiden Jokowi tersebut berlokasi di Jalan Adi Sucipto, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Rumah pensiun tersebut dibangun di atas lahan yang luasnya mencapai 12.000 meter persegi atau 1,2 hektare (Ha).
Lokasinya memang yang strategis, lantaran berada di pinggir jalan Adi Sucipto dan diapit oleh dua rumah makan terkenal yakni Grandis Barn serta Rumah Makan Taman Sari.
Tak hanya itu, Colomadu juga dekat dengan Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.
Pemilihan lokasi rumah pensiun tersebut dipilih sendiri oleh Presiden Jokowi untuk dibangun menjadi rumah pensiunnya nanti.
Namun sayangnya, pihak Istana tak mengungkapkan alasan konkret Presiden Jokowi memilih lokasi tersebut.
Sekretaris Negara, Setya Utama, mengungkapkanketerangan tertulis pada, Kamis (27/6/2024).
"Bapak presiden sendirilah yang meminta dan memilih lokasi rumah pensiun beliau, sesuai pertimbangan beliau sendiri dan keluarga tentunya yang lebih mengetahui," katanya.
Terlepas dari itu, Setya menyebutkan, anggaran untuk membangun rumah pensiun Presiden telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) 120/PMK.06/2022.
Peraturan itu, terkait dengan Penyediaan, Standar Kelayakan dan Perhitungan Nilai Rumah Kediaman Bagi Mantan Presiden dan/atau Mantan Wakil Presiden RI.
"Luas lahannya disesuaikan dengan pagu anggaran yang telah ditentukan. Rumah pensiun bisa langsung ditempati dan menjadi hak milik Presiden,dan dapat diwariskan ke ahli waris beliau," jelas Setya.
Diduga pula pemilihan lokasi rumah pensiun Presiden Jokowi di Colomadu tersebut lantaran lokasinya yang dekat dengan pusat Kota Solo.
Lebih lanjut, Jokowi merupakan warga asli Solo dan memiliki kediaman pribadi di Sumber, Banjarsari, Kota Solo. Jauh sebelum menjadi pejabat negara.
Jarak lokasi kediaman pribadi Jokowi ke rumah pensiunnya hanya berjarak kurang lebih 5,8 KM.
Setelah itu, Colomadu diprediksi akan dianggap sebagai pusat ekonomi alias daerah emas.
Posisinya yang berdekatan dengan Kota Surakarta jadi alasannya, Colomadu juga diketahui ramai akan wisatawan karena terdapat Bandara Adi Soemarmo dan Wisata bekas Pabrik Gula The Tjolomadoe.
Pertumbuhan ekonomi di Colomadu berkembang pesat melalui bisnis barang, jasa, wisata dan industri.
Sedangkan, Sekretaris Desa Blulukan Colomadu, Sinung Harjo mengungkapkan, harga tanah di Blulukan Colomadu mengalami kenaikan yang sebelumnya sekitar Rp 15 juta per meter, kini naik hingga minimal Rp 18 juta per meter.
"Harga tanah di sini sebelumnya per meter Rp 15 juta, pemilik tanah mau lepas usai Jokowi memilih Lokasi tersebut, harga tanah di sini mengalami kenaikan Rp 18 juta per meter aja, pemilik tanah gak mau lepas," kata Sinung, Rabu (3/7/2024).
Pasca lokasi tersebut dibangun rumah pensiun Presiden Jokowi, para penjabat hingga pengusaha dikabarkan mencari tanah di lokasi yang sama sekitaran rumah tersebut.
Sehingga, Tanah di Desa Blulukan Colomadu Karanganyar kini menjadi incaran para makelar tanah. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo