Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Dansatgas TMMD Reguler ke-119 Gelar Program Stunting di Desa Gedongan Sragen, Begini Penuturan Orang Tua Anak yang Merasa Terbantu

Ahmad Khairudin • Jumat, 1 Maret 2024 | 21:13 WIB
Pihak TNI menggelar TMMD Reguler ke-119 di Desa Gedongan, Kabupaten Sragen demi mencegah stunting (AHMAD KHAIRUDIN/ RADAR SOLO)
Pihak TNI menggelar TMMD Reguler ke-119 di Desa Gedongan, Kabupaten Sragen demi mencegah stunting (AHMAD KHAIRUDIN/ RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM – TNI berupaya keras untuk mencegah anak-anak bangsa terimbas dari risiko stunting.

Salah satunya dengan memberi perhatian khusus, terutama pada saat giat TMMD Reguler ke-119 di Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen ini.

Seperti banyak dipahami, stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan dan berat badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya.

Sederhananya, stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada anak.

Penyebab utama dari stunting adalah malnutrisi pada ibu hamil dan kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak.

Demi memastikan anak anak di Desa Gedongan terbebas dari risiko Stunting, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reg ke-119 Letkol Inf Yoga Yastinanda, S.I.P mengunjungi tempat tinggal anak-anak yang rentan stunting.

Dandim 0275/Sragen tersebut memastikan program penurunan stunting pada program TMMD reg 119 betul betul tepat sasaran.

Sehingga, untuk memastikan vitamin yang diberikan telah diterima oleh ibu dari anak yang rentan stunting.

Dansatgas mengunjungi rumah salah seorang anak bernama Gavin berusia 3,3 tahun.

Gavin merupakan anak kedua dari pasangan Kusdiyanto dan Yeni.

Kedua orang tuanya berprofesi sebagai buruh warga dukuh Pengkol RT.04 Desa Gedongan Kecamatan Plupuh.

"Gavin ini menurut laporan yang saya terima merupakan salah satu dari 27 anak yang memiliki risiko stunting, sehingga dalam program non fisik TMMD reg ini kami memberikan perhatian khusus,” terangnya Kamis (29/2).

Langkah yang dilakukan yakni dengan memberikan vitamin suplemen alga spirulina.

Gizi seimbang pada alga spirulina diumpamakan satu gram alga setara dengan satu kilogram sayur dan buah.

Hal ini menjadi salah satu solusi penanganan stunting melalui penambahan makanan.

”Alhamdulillah setelah rutin diberikan suplemen algae 3x sehari selama 10 hari dan memberikan makanan tambahan berupa beras, susu, telur dan minyak goreng, berat badan Gavin meningkat," terangnya.

"Dari sebelumnya 11,8 kg sekarang naik menjadi 12,2 kg,” ucap Letkol Inf Yoga.

Dansatgas menghimbau kepada ibu yang memiliki anak rentan stunting untuk selalu memberikan asupan gizi yang cukup bagi putra-putri mereka.

Sementara itu, Yeni mengaku senang dengan program dari TMMD Kodim Sragen.

"Terimakasih nggih pak, sekarang anak saya berat badannya makin naik, nafsu makannya bertambah," kata Yeni.

"Dan yang paling membuat saya senang, anak saya semakin ceria dan lincah, tidak seperti biasanya lemas dan kurang lincah," ucapnya. (din/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#tni #Desa Gedongan #gedongan #sragen #tmmd #stunting