Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Guna Implementasikan P5, SMPN 1 Colomadu Kenalkan Batik Celup Sebagai Warisan Nusantara Kepada Siswa

Maulida Afifa Tri Fahyani • Rabu, 28 Februari 2024 | 21:09 WIB
Siswa SMPN 1 Colomadu Kenali Batik Celup sebagai Wastra Nusantara.
Siswa SMPN 1 Colomadu Kenali Batik Celup sebagai Wastra Nusantara.

SOLOBALAPAN.COM - Batik merupakan salah satu warisan nusantara yang tersebar luas di berbagai daerah Indonesia.

Sebagai warisan nusantara, masyarakat harus ikut dalam melestarikan berbagai jenis kain batik tersebut.

Apalagi bagi anak zaman sekarang, mengenalkan batik bagi mereka sangatlah penting agar tidak terlupakan.

Pengenalan terhadap jenis batik inilah yang seperti terrefleksikan pada kegiatan implementasi P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) di SMP Negeri 1 Colomadu, kemarin (28/2). Sekitar 220 siswa belajar membuat karya batik celup bersama.

"Anak-anak mungkin sangat awam sekali karena batik yang dikenal hanya batik tulis dan batik cap. Jadi kami mengajari bahwa kita juga punya batik celup. Dengan bersama-sama mengembangkan motif batik celup ini" kata Guru Seni Budaya sekaligus Pendamping P5 Batik Celup Sylvia Kristal, kemarin.

Ratusan murid dari kelas VII antusias mengikuti paparan materi teknik batik celup.

Sylvia menjelaskan, kunci terbentuknya motif batik celup adalah pada ikatannya.

Sebab batik celup merupakan jenis yang dikerjakan dengan teknik ikat celup untuk menciptakan gradasi warna yang menarik.

"Kami ingin memberi pemahaman bahwa proses ikatan menentukan hasil. Kalau rapi, polanya juga rapi. Jadi anak-anak langsung praktek langsung untuk membuatnya," jelasnya.

Bermodal peralatan seperti kain, pewarna kain, water glass, serta karet. Macam-macam motif batik celup yang dihasilkan para siswa tampak rapi dan indah.

Sylvia mengatakan, kegiatan P5 ini sekaligus mengasah kreativitas anak-anak. Dimana mereka didorong mengembangkan karya motif batik tersebut. Sebagai ide bisnis wirausaha kedepan.

"Jadi kami tidak hanya membuat taplak meja saja, tapi nanti mereka bisa mengembangkan untuk membuat tas, tempat pensil, celana, baju. Atau bahkan bisa jadi ajang bisnis mereka," terang Sylvia.

Lebih lanjut, Sylvia menyebut, karya-karya terbaik siswa juga akan dipamerkan pada gelar karya P5 tingkat kota.

Pihaknya berharap, para siswa dapat menyerap pembelajaran dengan baik. Supaya potensi bakat minat mereka makin terasah.

"Harapannya adanya ilmu batik celup ini potensi mereka bisa berkembang dan mengimplementasikan di masyarakat. Seperti mungkin dengan mengembangkan bisnisnya," tukas Sylvia.

Sementara itu, salah seorang siswa, Riska mengaku antusias mengikut kegiatan P5 praktik batik celup. Menurutnya, kegiatan itu bisa menambah wawasan terkait jenis batik.

"Seru dan menarik. Karena kami bisa belajar cara dan teknik pembuatan batik celup. Senang bisa dibawa pulang atau dipamerkan juga di sekolah," ucapnya.

Keseruan proses membatik ini diikuti oleh siswa hingga menghasilkan beberapa karya terbaik dari mereka semua. (ul/nda)

Photo
Photo
Editor : Nindia Aprilia
#nusantara #warisan #siswa #SMPN 1 Colomadu #P5