Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Jelang Hari Tenang, Ratusan Warga Jaten Gelar Umbul Donga Guna Mapak Pemimpin Baru

Rudi Hartono RS • Sabtu, 10 Februari 2024 | 18:42 WIB
Ratusan masyarakat di Dusun Sawahan, Desa/Kecamatan Jaten, Karanganyar, Minggu (10/2) pagi menggelar Umbul Donga
Ratusan masyarakat di Dusun Sawahan, Desa/Kecamatan Jaten, Karanganyar, Minggu (10/2) pagi menggelar Umbul Donga

SOLOBALAPAN.COM - Ratusan masyarakat di Dusun Sawahan, Desa/Kecamatan Jaten, Karanganyar, Minggu (10/2) pagi menggelar umbul donga.

Umbul donga ini digelar guna mapak pemimpin untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mengingat saat ini sudah memasuki masa kampanye dan jelang hari tenang untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Pantauan Radar Karanganyar, umbul donga mapak pemimpin yang dilakukan oleh ratusan warga di Dusun Sawahan tersebut yakni dengan menggelar kirab dan pentas wayang kulit dengan lakon sesaji raja suya.

Kirab sendiri dilakukan sepanjang kurang lebih 500 meter berjalan dari jalan masuk kampung Sawahan sampai ke halaman sanggar madangkara.

Selama perjalanan, selain membawa gunungan wayang serta tokoh wayang puntadewa, yang dipercaya sebagai sosok pemimpin yang baik dan berwibawa.

Mereka juga membawa salah satu gunungan hasil bumi yang mereka susun khusus untuk umbul donga.

Menurut salah satu koordinator kegiatan Cahyo Kuntadi, saat berbincang dengan wartawan mengungkapkan, bahwa kegiatan umbul donga tersebut sengaja digelar oleh warga di Desa Jaten.

Sebelumnya telah dikukuhkan sebagai kampung wayang, lantaran mereka mengharapkan agar pesta demokrasi atau pemilu 2024 akan menghasilkan pemimpin yang sama seperti tokoh wayang Puntadewa.

"Filosofinya adalah, sosok puntadewa itu memiliki jiwa yang bersih, puntadewa memiliki darah putih dan aura yang membawa kebaikan." terang Cahyo Kuntadi.

"Jujur tidak pernah ada pamrih apapun kecuali pengabdian dirinya kepada masyarakat," lanjutnya.

Sementara itu, Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi yang saat itu juga hadir dalam kegiatan tersebut mengaku pihaknya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang ada di desa jaten yang sebelumnya telah dikukuhkan sebagai kampung wayang.

Pj Bupati berharap semoga dengan adanya kegiatan umbul donga yang digelar masyarakat di Desa Jaten ini, akan membawa nilai positif.

Tidak hanya untuk pemimpin indonesia pada umumnya, akan tetapi juga untuk kabupaten Karanganyar.

"Beruntung Karanganyar bisa memiliki seniman besar seperti disini. Kegiatan ini hanya sarana bagaimana kita memahami kehidupan yang sesungguhnya." terang Timotius.

"Pesta demokrasi atau pemilu merupakan bagian dari menggerakan keseimbangn." lanjutnya.

Selain itu dia juga mengatakan bahwa perbedaan yang terjadi dalam pemilu ini merupakan wacana untuk mendewasakan diri dan cara menjalani hidup dengan baik. (Rud/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#karanganyar #pemimpin #Umbul Donga #pemilu