SOLOBALAPAN.COM - Pada Selasa dini hari (6/2), Kantor Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari kebobolan maling.
Kejadian ini sebabkan sejumlah barang berharga milik pemerintahan raih dijarah maling.
Maling tersebut membawa printer, proyektor, layar monitor, mikrofon hingga kotak infak digondol maling dengan kerugian sekira Rp 20 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, kejadian itu diketahui oleh Kepala Desa (Kades) Sidowarno Joko Sumarno.
Dia mendapatkan informasi penjaga kantor desa bahwa ruangan kerjanya sudah acak-acakan pada Selasa (6/2) pagi sekira Pukul 07.00.
Hal itu membuat dirinya langsung bergegas ke kantor desa.
“Sampai di kantor saya cek semuanya. Saya lihat di belakang kantor kan ada pintu besar terdapat bekas congkelan oleh pelaku tetapi tidak bisa.” jelas Kades Sidowarno Joko Sumarno saat dihubungi sambungan telepon, Selasa (6/2).
"Dimungkinkan pelaku masuk kantor desa lewat ruangan saya dengan mencongkel jendela,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Joko mengungkapkan, sejumlah barang yang hilang dicuri maling seperti printer di ruangan staf pelayanan.
Begitu juga printer di ruangan tim perencanaan juga raib. Ditambah printer di ruangan bendahara juga tidak ada. Total ada tiga printer yang hilang.
Joko juga meminta sekretaris desa (sekdes) untuk mengecek ruangannya. Ternyata proyektor yang disimpan pada laci juga ikut hilang dicuri.
Kemudian menyisir pada sejumlah lemari ternyata dua mikrofon baru yang belum pernah digunakan juga ikut digasak maling.
“Begitu juga kotak infak di kantor desa untuk masjid disebelah juga hilang. Diperkirakan di dalamnya ada uangnya. Tetapi selama itu belum dibuka,” ujar Joko.
Ia memperkirakan, saat melakukan aksinya, pelaku melintas pada samping kantor desa karena ditemukan jejak kaki pada rumput ilalang.
Ditambah terdapat bekas jejak kaki yang terkena lumpur pada ruangan kerjanya.
“Kebetulan di depan kantor desa terdapat pabrik kain yang memiliki CCTV. Tetapi saat dini hari itu tidak berfungsi. Maka dari itu, dengan adanya kejadian ini, kami berencana memasang CCTV,” ujar Joko.
Atas kejadian itu, pihaknya sudah melaporkan ke Polsek Wonosari. Oleh kepolisian sudah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dirinya pun berharap, pelaku pencurian yang menyasar kantor desanya segera bisa ditangkap.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Klaten AKP Abdillah membenarkan atas kejadian pencurian yang terjadi di Kantor Desa Sidowarno tersebut.
Kepolisian sudah mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
Abdillah mengatakan bahwa sudah ada tindakan lebih lanjut dari Polsek Wonosari setelah laporan itu masuk.
Selain itu Abdillah juga mengatakan bahwa saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (ren/nda)
Editor : Nindia Aprilia