STY Dihina Pendatang Oleh Dirtek Java United, Persija Jakarta Tak Tinggal Diam

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 16:47 WIB
Shin Tae-yong Pelatih Persija Jakarta.
Shin Tae-yong Pelatih Persija Jakarta.

SOLOBALAPAN, GIANYAR - Laga big match pekan ketiga Super League 2026/2027 yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Java United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, menyisakan buntut panjang.

Kendati Persija berhasil mengamankan poin penuh lewat kemenangan 1-0 pada Sabtu, 19 September 2026, pertandingan tersebut dinodai dugaan tindakan diskriminasi verbal yang menimpa pelatih kepala Persija, Shin Tae-yong.

Dugaan aksi diskriminatif tersebut mengemuka setelah potongan video singkat yang memperlihatkan ketegangan di area teknis beredar luas di platform media sosial.

Dalam rekaman tersebut, Direktur Teknik Java United FC, Achmad Resal Oktavian, terekam kamera melontarkan kalimat bernada xenofobik "Kamu di sini hanya pendatang. Ini daerah saya" ke arah juru taktik berkebangsaan Korea Selatan tersebut.

Menanggapi kejadian yang mencederai semangat fair play dalam sepak bola nasional tersebut, manajemen Persija Jakarta resmi angkat bicara.

Klub berjuluk Macan Kemayoran ini menegaskan sikap tidak ingin berspekulasi liar dan memilih menyerahkan pengusutan insiden tersebut secara menyeluruh kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Baca Juga: Shin Tae-yong Kena Diskriminasi Verbal, Persija Jakarta Resmi Laporkan Ofisial Java United ke Komdis PSSI!

Sikap Resmi Persija dan Desakan Pengusutan Komdis PSSI

Dalam rilis resminya, manajemen Persija menegaskan bahwa penanganan tindakan diskriminatif yang dialami pelatihnya harus diproses secara hukum kompetisi yang berlaku.

 Langkah ini diambil agar seluruh proses evaluasi dapat berjalan secara objektif serta transparan berdasarkan fakta yang terjadi di area pertandingan.

"Persija percaya bahwa setiap kejadian dapat diproses secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia di lapangan," tulis Persija dalam pernyataan resminya.

Pihak manajemen menambahkan bahwa pengusutan oleh Komdis PSSI sangat penting guna menjaga integritas kompetisi sepak bola tanah air dari segala bentuk ucapan maupun tindakan berbau rasisme dan diskriminasi.

Kronologi Laga di Gianyar dan Gelombang Kecaman Publik

Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Kapten I Wayan Dipta tersebut sejatinya menyajikan pertarungan taktik yang ketat sebelum akhirnya dimenangkan Persija dengan skor tipis 1-0.

Namun, kehebohan di pinggir lapangan justru menyita perhatian publik sepak bola nasional usai laga berakhir.

Tindakan Achmad Resal Oktavian yang melontarkan kalimat diskriminatif kepada Shin Tae-yong mendulang kecaman tajam dari netizen dan suporter.

Mayoritas publik menilai ucapan tersebut sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang pejabat teknis klub profesional, terlebih kepada sosok yang pernah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

Parameter Peristiwa Rincian / Data Fakta
Kompetisi Super League 2026/2027 (Pekan ke-3)
Pertandingan Persija Jakarta vs Java United FC (Skor 1 - 0)
Waktu & Lokasi Sabtu, 19 September 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali
Pihak Terlibat Shin Tae-yong (Pelatih Persija) & Achmad Resal Oktavian (Dirtek Java United)
Bentuk Insiden Dugaan ucapan diskriminatif/xenofobik ("Kamu di sini hanya pendatang. Ini daerah saya")
Langkah Hukum Persija menyerahkan berkas laporan dan penanganan ke Komdis PSSI

Publik kini menantikan ketegasan dari Komdis PSSI dalam mengusut tuntas insiden diskriminasi ini agar memberikan efek jera serta menegakkan nilai-nilai keluhuran dalam panggung sepak bola Indonesia.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
Java United komdis pssi shin tae-yong persija jakarta