SOLOBALAPAN.COM – Sebuah era besar dalam sejarah sepak bola Prancis resmi berakhir. Didier Deschamps mengakhiri pengabdiannya sebagai pelatih Timnas Prancis setelah Les Bleus tersingkir secara dramatis dari Inggris pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Laga yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin WIB itu menjadi pertandingan terakhir Deschamps di kursi pelatih setelah 14 tahun membangun salah satu generasi terbaik sepak bola Prancis.
Prancis harus mengakui keunggulan Inggris 4-6 setelah pertandingan berakhir imbang selama 120 menit.
Kekalahan tersebut menutup perjalanan panjang Deschamps yang sejak 2012 membawa Les Bleus menjadi kekuatan dominan di sepak bola dunia.
Bangkit Setelah Tertinggal Empat Gol
Pertandingan berlangsung luar biasa menegangkan. Inggris tampil sangat agresif hingga mampu unggul telak 4-0 pada babak pertama.
Baca Juga: Dari Jalur Kolonial hingga Ujung Perjalanan KRL, Ini Sejarah Stasiun Palur Karanganyar
Namun, Prancis menunjukkan mental juara. Di bawah arahan Deschamps, Les Bleus bangkit luar biasa pada babak kedua.
Masuknya sejumlah pemain pengganti membuat permainan Prancis jauh lebih hidup. Didier Deschamps juga memberikan suntikan motivasi kepada para pemainnya saat turun minum agar tetap percaya diri dan tidak menyerah.
Usaha tersebut membuahkan hasil. Kylian Mbappe menjadi motor kebangkitan Prancis dengan mencetak dua gol. Bradley Barcola turut menyumbangkan satu gol sehingga Les Bleus berhasil memaksakan pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu sebelum akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Meski gagal lolos ke semifinal, semangat juang Prancis mendapat apresiasi luas karena mampu bangkit dari situasi yang nyaris mustahil.
Deschamps: Tim Ini Memiliki Masa Depan Cerah
Usai pertandingan, Deschamps mengaku kecewa karena gagal membawa Prancis melangkah lebih jauh.
Meski demikian, pelatih berusia 57 tahun itu tetap bangga terhadap perjuangan anak asuhnya.
"Saya melihat sisi positif dari pertandingan ini. Kami memiliki banyak pemain muda bertalenta yang akan menjadi fondasi masa depan sepak bola Prancis. Apa yang mereka tunjukkan malam ini memberi saya keyakinan bahwa masa depan Les Bleus tetap cerah," ujarnya.
Ia juga mengakui Inggris tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang sehingga layak melaju ke semifinal.
Mbappe Beri Penghormatan Emosional
Suasana haru menyelimuti ruang ganti Prancis seusai pertandingan.
Baca Juga: Komunikasi dengan Pemkot Mentok, Ratusan PKL Sunday Market Manahan Ngadu ke Rumah Jokowi
Alih-alih larut dalam kekecewaan, para pemain memberikan penghormatan kepada Didier Deschamps yang telah menjadi sosok penting dalam perjalanan karier mereka.
Kapten Prancis, Kylian Mbappe, menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi Deschamps selama lebih dari satu dekade.
"Pertandingan ini tidak akan menghapus semua yang telah beliau berikan kepada sepak bola Prancis," ungkap Mbappe.
Bek Jules Kounde juga mengaku seluruh skuad memiliki hubungan emosional yang sangat kuat dengan sang pelatih.
"Beliau selalu percaya kepada kami. Semua yang telah diberikan kepada tim ini akan selalu kami kenang," kata Kounde.
Warisan Besar Didier Deschamps
Didier Deschamps merupakan salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Timnas Prancis.
Selama 14 tahun menangani Les Bleus, ia berhasil membawa Prancis meraih berbagai prestasi bergengsi.
Puncaknya terjadi ketika membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia sebelum kembali mencapai final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Selain itu, Deschamps juga sukses mengantar Prancis menjuarai UEFA Nations League 2021 serta menjaga konsistensi Les Bleus sebagai salah satu tim terbaik dunia.
Baca Juga: Jejak Trem di Solo, Moda Transportasi yang Pernah Menghidupkan Denyut Kota Tak hanya sukses sebagai pelatih, Deschamps juga tercatat sebagai salah satu figur langka yang mampu menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih.
Zidane Difavoritkan Jadi Pengganti
Kepergian Deschamps membuka babak baru bagi Timnas Prancis.
Nama legenda Les Bleus sekaligus mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, kembali menjadi kandidat terkuat untuk mengambil alih kursi kepelatihan.
Federasi Sepak Bola Prancis diyakini segera mengumumkan pelatih baru guna mempersiapkan tim menghadapi babak baru menuju Piala Eropa berikutnya.
Siapa pun yang terpilih nantinya akan menghadapi tantangan besar untuk melanjutkan warisan Didier Deschamps yang telah mengukir salah satu periode paling sukses dalam sejarah sepak bola Prancis. (an)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : solobalapan.com