SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Persebaya Surabaya membuat kejutan besar di awal bursa transfer menjelang musim baru.
Manajemen tim berjuluk Green Force tersebut secara resmi menyudahi kerja sama dengan salah satu penyerang sayap asing andalannya, Gali Freitas.
Kabar perpisahan ini pertama kali mencuat dan ramai diperbincangkan publik setelah dibagikan oleh akun Instagram informasi sepak bola @Liga_Dagelan, yang langsung menuai beragam reaksi dari para pendukung setia Persebaya.
Keputusan yang Mengejutkan Suporter
Langkah manajemen Persebaya untuk melepas pemain asal Timor Leste ini terbilang cukup tidak terduga.
Pasalnya, Gali Freitas tampil sangat konsisten di sepanjang bergulirnya kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 dan menjadi salah satu pilar penting dalam mendongkrak performa tim.
Baca Juga: Tak Ada Pemain Persebaya di Timnas Indonesia, Bernardo Tavares Minta Tim Tingkatkan Kualitas
Winger berusia 21 tahun ini dikenal memiliki keunggulan dalam hal kecepatan, kelincahan, serta determinasi tinggi yang kerap merepotkan barisan pertahanan lawan.
Kemampuannya yang fleksibel untuk diplot di sisi sayap kanan maupun kiri menjadikannya sebagai opsi utama dalam skema taktik Persebaya musim lalu.
Profil dan Statistik Performa Gali Freitas
Sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di Asia Tenggara, Gali Freitas memiliki nilai pasar yang cukup tinggi untuk pemain seumurannya.
Berikut adalah ringkasan profil serta catatan performa sang pemain:
| Keterangan | Detail / Catatan Statistik |
| Nama Lengkap | Paulo Domingos Gali da Costa Freitas |
| Usia / Tinggi Badan | 21 Tahun / 1,65 Meter |
| Nilai Pasar (Transfermarkt) | Kisaran Rp4,35 Miliar |
| Statistik di Persebaya | 29 Penampilan dan mengemas 6 Gol |
| Statistik di PSIS Semarang | 61 Pertandingan dan mengemas 12 Gol (Selama 2 musim) |
| Pencapaian Internasional | Top Skor AFF U-16 Youth Championship 2019 (7 Gol) |
Perjalanan Karier dan Rekam Jejak
Gali Freitas mengawali langkah sepak bolanya dari Timor-Leste Youth Training Center di Dili.
Sebelum merambah kompetisi tertinggi Indonesia, ia sempat memperkuat sejumlah klub lokal di negaranya seperti SLB Laulara, Lalenok United, Assalam, dan Karketu Dili.
-
Bersinar di PSIS Semarang (2023): Namanya mulai meledak dan dikenal luas oleh publik sepak bola tanah air berkat penampilan impresifnya bersama Laskar Mahesa Jenar.
-
Merapat ke Persebaya (2025): Berkat performa apiknya, Persebaya kepincut untuk meminangnya. Gali tidak membutuhkan waktu lama untuk langsung beradaptasi dengan atmosfer tekanan suporter dan gaya bermain Green Force.
-
Aset Tim Nasional: Di level internasional, Gali merupakan motor serangan Timnas Timor Leste yang sudah dipercaya menembus skuad senior sejak tahun 2018 silam setelah melewati berbagai jenjang kelompok umur (U-16, U-19, dan U-23).
Hingga saat ini, belum ada rilis atau informasi resmi mengenai klub mana yang akan menjadi pelabuhan berikutnya bagi sang pemain.
Namun, dengan modal usia yang masih sangat muda, pengalaman matang di Liga 1, serta performa yang relatif stabil, Gali Freitas diprediksi akan menjadi komoditas panas dan tidak akan kesulitan untuk segera menemukan tim baru di Indonesia.
Di sisi lain, didepaknya Gali membuat manajemen Persebaya kini mengemban tugas berat untuk mencari sosok suksesor yang sepadan guna mengisi kekosongan di sektor lini serang sayap mereka.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo