SOLOBALAPAN, INTERNASIONAL — Setelah memimpin klasemen selama 197 hari sepanjang musim ini, Arsenal akhirnya harus merelakan posisi puncak direbut oleh rival terdekatnya.
Kemenangan tipis Manchester City 1–0 atas Burnley pada Rabu malam menjadi titik balik krusial yang menempatkan armada Pep Guardiola di urutan teratas.
Tim asuhan Pep Guardiola kini unggul atas Arsenal berdasarkan produktivitas gol. Momentum ini semakin kuat menyusul kemenangan krusial City atas Meriam London pada pekan lalu.
Dengan hanya menyisakan lima pertandingan, persaingan kini resmi berubah menjadi "adu sprint" yang sangat menentukan menuju podium juara.
Jadwal Sisa Manchester City
Meski berada di posisi teratas, Manchester City tidak boleh lengah karena masih harus menghadapi lawan-lawan tangguh yang memiliki misi khusus di sisa musim.
Keunggulan City saat ini adalah mereka tidak lagi memiliki komitmen di kompetisi Eropa, meski masih harus membagi fokus di ajang FA Cup.
-
Everton (Tandang): 4 Mei
-
Brentford (Kandang): 9 Mei
-
Bournemouth (Tandang): 17 Mei
-
Aston Villa (Kandang): 24 Mei
-
Crystal Palace (Kandang): Tanggal belum ditentukan
Tantangan terbesar bagi City adalah jadwal padat jika mereka berhasil melaju ke final FA Cup setelah melakoni semifinal melawan Southampton.
Selain itu, laga tandang melawan Everton dan kandang menjamu Brentford diprediksi akan sulit karena kedua tim tersebut masih berburu tiket kompetisi Eropa.
Jadwal Sisa Arsenal
Di atas kertas, Arsenal sebenarnya memiliki jadwal yang relatif lebih ringan dibandingkan City.
Tiga dari lima laga terakhir mereka akan dimainkan di hadapan pendukung sendiri di Stadion Emirates.
Namun, tantangan terberat skuad asuhan Mikel Arteta adalah keharusan membagi energi dengan semifinal Liga Champions melawan Atlético Madrid.
-
Newcastle United (Kandang): 25 April
-
Fulham (Kandang): 2 Mei
-
West Ham United (Tandang): 10 Mei
-
Burnley (Kandang): 17 Mei
-
Crystal Palace (Tandang): 24 Mei
Newcastle United yang sedang mengalami penurunan performa menjadi sasaran empuk pertama bagi Arsenal untuk bangkit.
Namun, laga tandang ke markas West Ham United patut diwaspadai karena tim tersebut tengah berjuang habis-habisan untuk menghindari jurang degradasi.
Penentu di Garis Akhir
Tekanan kini sepenuhnya berada di kubu Arsenal untuk segera bangkit dan meraih poin sempurna di sisa musim. Kehilangan puncak klasemen setelah berbulan-bulan memimpin tentu menjadi pukulan mental yang berat.
Di sisi lain, Manchester City yang sudah berpengalaman dalam situasi "kejar-kejaran" di akhir musim tampak lebih tenang.
Kedua tim kini harus menjaga konsistensi dan berharap rival mereka terpeleset.
Dengan selisih yang sangat tipis dan faktor kelelahan akibat kompetisi tambahan, lima laga terakhir Premier League musim ini dipastikan akan menghadirkan drama dan kejutan hingga peluit akhir di pekan ke-38.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo