SOLOBALAPAN.COM — Stadion Wembley membeku. Jepang resmi mencetak tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia setelah menumbangkan raksasa Inggris dengan skor 1-0, Rabu (1/4/2026).
Kemenangan ini menobatkan Samurai Biru sebagai negara Asia pertama yang mampu menang di stadion keramat milik The Three Lions.
Pahlawan kemenangan Jepang tak lain adalah winger lincah Brighton, Kaoru Mitoma, yang mencetak gol semata wayang di menit ke-23.
Blunder Cole Palmer Berujung Petaka
Inggris sebenarnya mendominasi penguasaan bola hingga 70 persen, namun skema Thomas Tuchel tampak tumpul dan tanpa arah. Petaka bagi tuan rumah bermula dari kesalahan fatal Cole Palmer di lini tengah.
Bola yang direbut dengan cerdik oleh Mitoma langsung dikonversi menjadi serangan balik kilat.
Melalui kerja sama apik dengan Keito Nakamura, Mitoma merangsek ke kotak penalti dan menaklukkan kiper Inggris dengan penyelesaian klinis.
Tembok Baja Zion Suzuki
Inggris bukan tanpa peluang. Bintang muda Elliot Anderson hampir saja menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak jauh yang mengarah tepat ke pojok gawang.
Namun, kiper Jepang Zion Suzuki tampil fenomenal dengan penyelamatan terbangnya yang menjaga keperawanan gawang Samurai Biru hingga peluit panjang dibunyikan.
Thomas Tuchel dalam Tekanan, Phil Foden Disorot
Kekalahan ini meninggalkan lubang besar bagi skuad Inggris menjelang Piala Dunia 2026.
Eksperimen Thomas Tuchel yang memasang Phil Foden sebagai false nine gagal total. Foden dinilai tampil inkonsisten dan terancam terdepak dari skuad utama.
Cemoohan dari suporter tuan rumah di akhir laga menjadi sinyal bahwa publik Inggris mulai meragukan kreativitas lini tengah mereka yang sering terputus saat menghadapi pertahanan berlapis Jepang.
Sinyal Bahaya Asia di Panggung Dunia
Bagi Jepang, kemenangan ini melengkapi rentetan hasil impresif setelah sebelumnya sukses mengalahkan Skotlandia (1-0) dan Brasil.
Pertahanan terorganisir dan serangan balik Jepang mengamankan kemenangan 1-0 menjadi gambaran paling tepat dari jalannya pertandingan tersebut. Jepang bermain efektif, efisien, dan nyaris tanpa celah.
Selain itu mentalitas pemain Jepang menjadi modal yang sangat berharga. Para pemain bermain tanpa rasa gentar di depan pendukung lawan.
Kemenangan Jepang di Wembley bukan sekadar kejutan, melainkan pesan keras bahwa Asia kini telah sejajar dengan kekuatan tradisional Eropa.
Target Jepang menembus perempat final Piala Dunia bukan lagi sekadar mimpi, melainkan target yang sangat realistis. (dam)
Editor : Damianus Bram