Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Rekam Jejak Buruk Kembali Dialami Patrick Kluivert: Usai Dipecat PSSI, Kini Suriname Tersingkir Tragis di Play-off Piala Dunia

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 27 Maret 2026 | 17:02 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tampak menunduk lesu usai kekalahan dari Irak yang memupus mimpi Garuda ke Piala Dunia 2026.
Patrick Kluivert, saat menunduk lesu usai kekalahan dari Irak yang memupus mimpi Garuda ke Piala Dunia 2026.

SOLOBALAPAN, SURAKARTA - Nasib kurang beruntung tampaknya terus membayangi legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert. Setelah didepak dari kursi pelatih kepala Timnas Indonesia akibat kegagalan di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, kini Kluivert kembali menelan pil pahit.

Hanya dalam hitungan minggu setelah menjabat sebagai Dewan Penasehat Timnas Suriname, ia harus menyaksikan tim tersebut tersingkir secara tragis di babak semifinal play-off antarkonfederasi, Jumat (27/3/2026) pagi.

Tragedi di Estadio BBVA: Suriname Terkubur

Mimpi Suriname untuk mencatatkan sejarah tampil perdana di Piala Dunia 2026 resmi sirna. Bertanding di Estadio BBVA Guadalupe, Suriname dipaksa menyerah dengan skor tipis 2-1 oleh Bolivia.

Baca Juga: Bocoran Strategi Bertahan dan Menyerang Timnas Indonesia Ala John Herdman, Beckham Putra Bongkar Menu Latihan Jelang FIFA Series 2026

Kekalahan ini memastikan langkah tim asal Amerika Selatan tersebut terhenti di babak semifinal play-off, sekaligus membuyarkan harapan besar yang sempat diusung oleh duet penasehat baru mereka, Patrick Kluivert dan Clarence Seedorf.

Kehadiran dua legenda besar Belanda tersebut sejak 14 Maret lalu sejatinya diharapkan mampu memberikan suntikan mental dan taktis bagi Suriname.

Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik; Suriname harus mengubur impian mereka bahkan sebelum sempat mencicipi partai final play-off.

Rapor Merah Bersama Timnas Indonesia

Kegagalan di Suriname seolah menjadi dejavu bagi Kluivert. Publik sepak bola tanah air tentu masih ingat bagaimana perjalanan Skuad Garuda di bawah arahannya berakhir dengan kekecewaan.

Menggantikan posisi Shin Tae-yong di tengah jalan, performa Indonesia dinilai tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Meski sempat membawa Garuda melaju hingga ronde keempat, langkah Indonesia akhirnya terhenti setelah menelan kekalahan ganda dari Arab Saudi dan Irak pada November lalu

. Statistik menunjukkan bahwa dari delapan pertandingan yang ia pimpin, Kluivert hanya mampu meraih tiga kemenangan, sementara sisanya berakhir dengan empat kekalahan dan satu hasil imbang.

Statistik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia:

Kategori Laga Menang Seri Kalah Total
Kualifikasi Piala Dunia 2 0 4 6
Laga Uji Coba/Lainnya 1 1 0 2
Total Rapor 3 1 4 8

Perjalanan Pahit Menuju Ronde Keempat

Kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain dan China di ronde ketiga sempat memberikan harapan semu bagi fans Garuda.

 Namun, kekalahan telak dari Australia (5-1) dan Jepang (6-0) menjadi bukti rapuhnya pertahanan Indonesia di bawah asuhan Kluivert.

Puncaknya, kekalahan 3-2 dari Arab Saudi dan 1-0 dari Irak di babak keempat menjadi alasan kuat bagi PSSI untuk mengakhiri kerja sama dengannya.

Baca Juga: Malam Ini! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis: Debut John Herdman di GBK, Lawan Tebar Ancaman 'Rusak Pesta'!

Biodata Singkat Patrick Kluivert:

Kini, dengan kegagalan beruntun di dua benua berbeda, kredibilitas Patrick Kluivert dalam manajerial tim nasional mulai dipertanyakan.

 Sementara Indonesia kini memulai babak baru bersama John Herdman, Kluivert harus kembali mengevaluasi perannya setelah dua kali menyaksikan tim yang ia bina gagal menembus panggung tertinggi sepak bola dunia dalam waktu yang sangat singkat. (did) 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#suriname #patrick kluivert #pssi #rekam jejak #piala dunia