Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Gagal Bawa Garuda ke Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert Diam-diam Berharap 'CLBK' dengan Timnas Indonesia

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 20 Februari 2026 | 17:54 WIB

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mendapatkan pertanyaan terkait skandal naturalisasi Malaysia jelang melawan Arab Saudi.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mendapatkan pertanyaan terkait skandal naturalisasi Malaysia jelang melawan Arab Saudi.

SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert, rupanya masih menyimpan asa untuk kembali menukangi Timnas Indonesia.

Meski begitu, ia sadar betul bahwa keinginannya tersebut nyaris mustahil untuk diwujudkan saat ini.

Karier Kluivert sebagai juru taktik skuad Garuda terbilang sangat seumur jagung.

Ia hanya bertahan selama 10 bulan sebelum akhirnya didepak oleh PSSI.

Kegagalannya membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 dituding menjadi faktor utama pemecatannya.

Baca Juga: 3 Asisten Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman di Timnas, Nova Arianto hingga Eks Video Analis Persis Solo Masuk Staf

Penunjukan Kluivert pada Januari 2025 lalu memang sempat menuai polemik, mengingat PSSI kala itu baru saja memperpanjang kontrak Shin Tae-yong hingga 2027.

Namun, Kluivert sukses mengambil alih kursi panas tersebut, meski tak bertahan lama.

Pekerjaan Baru dan Curhatan Kluivert

Setelah lima bulan menganggur pasca-dipecat, Kluivert kini memiliki kesibukan baru.

Ia didapuk sebagai duta Cruyff Foundation dan baru saja meresmikan lapangan sepak bola bernama Cruyff Court Patrick Kluivert pada Rabu (18/2/2026).

Di sela-sela peresmian tersebut, mantan striker Barcelona ini membagikan perasaannya selama melatih di Indonesia.

Ia secara blak-blakan mengaku masih ingin melanjutkan proyeknya bersama skuad Garuda.

"Saya ingin sekali melanjutkan, tetapi itu tidak memungkinkan," kata Kluivert kepada Voetbal Primeur.

Terkesan dengan 'Kegilaan' Suporter

Bagi Kluivert, menukangi Timnas Indonesia adalah pekerjaan yang "gila" dalam konotasi positif.

Ia sangat takjub melihat betapa besarnya gairah dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.

Meski kariernya berakhir dengan pemecatan, ia merasa bangga pernah bekerja di tengah atmosfer pendukung yang begitu luar biasa.

"Sungguh fantastis, saya belum pernah bekerja dalam kegilaan seperti ini. Tiga ratus juta orang benar-benar tergila-gila pada sepak bola. Saya bekerja dengan fantastis," pujinya.

"Tetapi sayangnya, saya tidak mencapai apa yang kami inginkan," imbuh Kluivert dengan nada kecewa.

Baca Juga: Nova Arianto Resmi Jadi Asisten John Herdman di Timnas Indonesia Senior, John Herdman Butuh Sosok Lokal!

Era Baru John Herdman

Kini, tongkat estafet kepelatihan Timnas Indonesia telah resmi diserahkan kepada John Herdman.

Pelatih asal Inggris ini memiliki curriculum vitae (CV) mentereng, yakni sukses membawa Timnas putra dan putri Kanada tampil di ajang Piala Dunia.

PSSI dan seluruh pencinta sepak bola Tanah Air menaruh harapan besar agar magis Herdman bisa menular ke skuad Garuda.

Debut Herdman dijadwalkan akan tersaji pada FIFA Series bulan Maret 2026 mendatang, di mana Timnas Indonesia akan menantang Saint Kitts and Nevis. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#timnas indonesia #patrick kluivert #clbk #piala dunia 2026