SOLOBALAPAN.COM – Rivalitas panas antara Persija Jakarta dan Arema FC ternyata menyisakan cerita unik di luar lapangan.
Sang kapten Macan Kemayoran, Rizky Ridho, tertangkap kamera sedang melakukan aksi "ngambek" kepada seniornya, Hansamu Yama Pranata, tepat sehari setelah Persija dipermalukan Singo Edan di GBK.
Momen menggelitik ini terekam dalam unggahan InstaStories pengusaha sekaligus influencer Arief Muhammad pada Kamis (12/2/2026).
Aksi Tolak Salaman yang Bikin Ngakak
Dalam video tersebut, Arief Muhammad tampak sedang berkumpul bersama para bintang Persija seperti Rizky Ridho, Andritany Ardhiyasa, dan Rayhan Hannan.
Menariknya, di sana juga ada Hansamu Yama yang baru saja membantu Arema FC mengalahkan Persija dengan skor 2-0.
"Pagi yang cerah untuk Hansamu Yama, enggak tahu kalau Rizky Ridho, Andritany, dan Rayhan Hannan," goda Arief Muhammad dalam unggahannya.
Hansamu yang mendengar sindiran tersebut langsung tertawa dan mencoba mengajak Rizky Ridho bersalaman.
Alih-alih menyambut, Ridho justru berlagak cuek dan memalingkan muka seolah-olah sedang marah besar.
Sontak, aksi "ngambek" sang kapten membuat Andritany dan semua orang di lokasi tertawa terbahak-bahak.
Hubungan Kakak-Adik Sejak di Persebaya
Meski tampak serius, aksi tersebut hanyalah candaan belaka. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Rizky Ridho sangat menghormati Hansamu Yama.
Keduanya memiliki ikatan kuat sejak masih membela Persebaya Surabaya. Bahkan, Ridho pernah secara terang-terangan menyebut Hansamu sebagai idola yang menginspirasi gaya bermainnya.
Status Hansamu Yama: Antara Arema dan Persija
Sebagai informasi, Hansamu Yama saat ini sedang menjalani masa peminjaman di Arema FC dari Persija Jakarta hingga akhir musim 2025/2026.
Di laga hari Minggu lalu, Hansamu tampil gemilang sebagai kapten Arema FC sebelum ditarik keluar di babak kedua.
Kontrak Hansamu bersama Persija sendiri diketahui akan berakhir bersamaan dengan tuntasnya musim ini.
Momen keakraban di balik "ngambeknya" Ridho ini pun menjadi obat penawar rindu bagi para suporter yang merindukan duet maut keduanya di lini pertahanan. (dam)
Editor : Damianus Bram