SOLOBALAPAN.COM – Pertandingan antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (8/2/2026) malam, berakhir dengan tensi tinggi.
Tak hanya skor 0-2 yang menyakitkan bagi tuan rumah, laga ini ditutup dengan keributan yang melibatkan pemain, ofisial, hingga adu mulut antara pelatih kedua tim.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, akhirnya buka suara dan membeberkan kronologi versinya mengenai kekacauan di akhir laga tersebut.
Aksi Provokasi Gabriel Silva Jadi Pemicu
Menurut Souza, api keributan mulai tersulut saat winger Arema FC, Gabriel Silva, mencetak gol kedua di masa injury time.
Pemain asal Brasil itu dituding melakukan selebrasi yang tidak pantas dengan mengejek bangku cadangan Persija Jakarta.
"Pertandingan awalnya normal, tapi saat gol kedua, Gabriel melakukan tindakan tidak pantas dengan mengejek bangku cadangan kami. Bagi saya itu sangat tidak hormat," tegas Souza dalam sesi jumpa pers pascalaga.
Kekecewaan Souza semakin mendalam karena Gabriel Silva adalah mantan anak didiknya saat masih di Flamengo U-20.
"Dia dulu pemain saya. Saya bahkan sempat meminta Dalberto untuk memperingatkan Gabriel agar punya respek. Setelah laga, saat saya mau bersalaman, dia malah mendatangi saya untuk berdebat," tambahnya.
Tuding Pelatih Arema FC 'Sok Jagoan'
Bukan hanya pemain, Souza juga menyoroti perilaku pelatih Arema FC, Marcos Santos (Marquinhos).
Souza menyebut Marquinhos sengaja mencari panggung dan bertingkah arogan di pinggir lapangan, mengulang insiden yang pernah terjadi pada putaran pertama di Malang.
"Marquinhos juga sok jagoan, sama seperti saat kami main di kandang Arema dulu ketika mereka menyerang bangku cadangan kami dan memaki asisten saya Ítalo. Saya tahu sejarah dia, di WhatsApp bicaranya sopan, tapi di lapangan mau jadi pahlawan," sindir Souza pedas.
Enggan Perpanjang Masalah
Meski sempat terjadi ketegangan yang melibatkan banyak pihak di area teknis, Mauricio Souza menyatakan bahwa drama tersebut sudah berakhir seiring tuntasnya pertandingan.
Ia memilih untuk tetap profesional dan memberikan selamat atas kemenangan tim tamu.
"Tapi tidak apa-apa, itu bagian dari drama pertandingan. Selamat untuk Arema atas kemenangannya," tutup pelatih asal Brasil tersebut. (dam)
Editor : Damianus Bram