Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Mantan Manajer Timnas Indonesia Kena Denda Ratusan Juta dan Skorsing 20 Pertandingan, Sumardji Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Damianus Bram • Kamis, 5 Februari 2026 | 18:46 WIB
Ketua BTN PSSI, Sumardji.
Ketua BTN PSSI, Sumardji.

SOLOBALAPAN.COM – Kabar mengejutkan datang dari otoritas sepak bola dunia. FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat kepada mantan Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menyusul insiden yang terjadi pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) FIFA, Sumardji terbukti melakukan pelanggaran serius terhadap ofisial pertandingan.

Detail Sanksi dan Nominal Denda Fantastis

Dalam dokumen putusan bernomor FFD-25650, FIFA menghukum Sumardji dengan larangan mendampingi tim selama 20 pertandingan.

Tak hanya itu, ia juga dijatuhi denda sebesar 15 ribu franc Swiss atau sekitar Rp 324 juta.

Sanksi ini merujuk pada Pasal 14 ayat (1) Kode Disiplin FIFA terkait tindakan kekerasan.

Kejadian bermula saat laga Indonesia melawan Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada 11 Oktober 2025 lalu.

Sumardji dilaporkan melakukan dorongan keras kepada wasit asal China, Na Ming, hingga terjatuh setelah pertandingan berakhir.

Kekecewaan Sumardji atas Putusan FIFA

Meski sempat mengajukan banding, FIFA secara resmi menolak permohonan tersebut sehingga hukuman tetap berlaku sepenuhnya.

Sumardji pun mengungkapkan kekecewaan mendalam atas durasi hukuman yang dinilainya tidak masuk akal.

“Super kecewa. Karena tidak masuk nalar dengan peristiwanya,” tegas sosok yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Tim Nasional (BTN) tersebut.

Nasib Timnas dan Posisi Sumardji Saat Ini

Selain Sumardji, dua pemain pilar yakni Thom Haye dan Shayne Pattynama juga menerima kartu merah dalam laga yang sama karena dianggap melakukan intimidasi berlebihan. FIFA menilai tindakan ketiganya menjurus pada kekerasan terhadap wasit.

Meskipun dijatuhi skorsing panjang, sanksi ini dilaporkan tidak memengaruhi operasional Timnas Indonesia secara langsung.

Hal ini dikarenakan Sumardji telah resmi mengundurkan diri dari jabatan Manajer Timnas pada 16 Desember 2025, tak lama setelah kegagalan di SEA Games 2025 Thailand. Saat ini, ia lebih fokus menjalankan tugas strategisnya sebagai Kepala BTN. (dam)

Editor : Damianus Bram
#fifa #sumardji #sanksi #manajer timnas indonesia