SOLOBALAPAN.COM – Nama Jonathan Bustos semakin santer dikaitkan dengan PSIS Semarang menjelang putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026.
Gelandang kreatif asal Argentina ini diproyeksikan menjadi solusi lini tengah Laskar Mahesa Jenar yang tengah berjuang bangkit dari zona degradasi.
Namun, di tengah kencangnya rumor kepindahan, Bustos terpantau masih mengikuti sesi latihan rutin bersama Persela Lamongan pada 15 Desember 2025.
Dilansir dari akun resmi @perselafc, Bustos tetap profesional berlatih bersama rekan setimnya seperti Hasyim Kipuw dan Hendro Siswanto.
Statistik Mentereng di Liga 2 2025/2026
Musim ini, Jonathan Bustos merupakan nyawa permainan Persela. Dari 11 pertandingan, ia sukses membukukan 5 gol dan 2 assist, menjadikannya top skor sementara Laskar Joko Tingkir.
Ketajaman dan visinya di Liga 2 inilah yang membuat PSIS Semarang kepincut untuk membawanya kembali ke kasta tertinggi.
Jejak Karier Jonathan Bustos: Dari Argentina hingga Menjadi Bintang di Indonesia
Jonathan Bustos bukanlah nama baru di sepak bola Tanah Air. Pemain kelahiran 29 Juni 1994 ini telah berkarier selama 5 tahun di Indonesia dan sangat mengenal kultur sepak bola lokal.
Awal Karier di Argentina: Mengawali karier di Huracan (2011–2014) sebelum pindah ke Platense pada 2015. Di Platense, ia mencatatkan 68 laga dengan sumbangan 7 gol.
Petualangan di Yunani: Sempat mencicipi Liga Yunani bersama AEL FC pada 2019, namun hanya bertahan satu musim.
Bangkit Bersama Borneo FC: Karier Bustos melonjak saat bergabung dengan Borneo FC pada 2021. Bersama Pesut Etam, ia tampil impresif dalam 58 laga dengan torehan 10 gol.
Andalan PSS Sleman: Pada 2024, ia menyeberang ke PSS Sleman dan mencetak 6 gol dari 29 penampilan, membuktikan konsistensinya di kasta tertinggi Indonesia.
Persinggahan Singkat di Irak & Malut United: Jonathan Bustos sempat mencoba peruntungan di Irak bersama Al Quwa Al Jawiya (tanpa menit bermain) sebelum kembali ke Indonesia memperkuat Malut United pada putaran kedua musim 2024/2025.
Opsi Penyelamat PSIS Semarang?
PSIS Semarang yang kini sedang melakukan perombakan besar-besaran membutuhkan sosok jenderal lapangan tengah yang sudah teruji.
Postur tubuh 171 cm tidak menghalangi Bustos untuk mendominasi lini tengah dengan teknik dan akurasi umpan khas Amerika Latin.
Meskipun manajemen PSIS maupun Persela belum memberikan pengumuman resmi, kehadiran Bustos di Semarang akan menjadi tambahan kekuatan yang sangat signifikan bagi Laskar Mahesa Jenar untuk keluar dari posisi juru kunci. (dam)
Editor : Damianus Bram