Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

RIP Ronny Pasla! Legenda Kiper Timnas Indonesia Meninggal Dunia di Usia 79 Tahun

Damianus Bram • Senin, 24 November 2025 | 18:19 WIB
Legenda kiper Timnas Indoensia, Ronny Pasla, meninggal dunia pada usia 79 tahun.
Legenda kiper Timnas Indoensia, Ronny Pasla, meninggal dunia pada usia 79 tahun.

SOLOBALAPAN.COM - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Legenda kiper Timnas Indonesia, Ronny Pasla, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (24/11/2025) dini hari WIB.

Sosok yang dihormati sebagai salah satu penjaga gawang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia ini menghembuskan napas terakhirnya di usia ke-79 tahun.

Ronny Pasla Meninggal Dunia di Usia 79 Tahun

Kabar duka wafatnya Ronny Pasla dikonfirmasi oleh mantan striker Timnas Indonesia, Dede Sulaiman, di salah satu grup WhatsApp bola nasional.

Mendiang Ronny Pasla meninggalkan seorang istri dan enam orang anak. Rencananya, jenazah sang legenda akan disemayamkan di Gereja Evangelis Jakarta Pusat, dan dimakamkan di Pemakaman Pondok Kelapa pada Selasa (25/11/2025).

Warisan Sang Legenda: Kiper Utama dan Prestasi Internasional

Ronny Pasla merupakan kiper utama Timnas Indonesia pada periode emas akhir 1960-an hingga 1970-an.

Sepanjang kariernya bersama skuad Garuda, ia menorehkan sejumlah prestasi bergengsi:

- Juara Aga Khan Gold Cup 1967

- Juara Turnamen Merdeka 1969

- Juara Sukan Cup Singapura 1972

Di level klub, Ronny tercatat membela Dinamo Medan, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Indonesia Muda.

Ia turut andil membawa Persija menjadi juara kompetisi Perserikatan pada tahun 1975.

Karier Unik: Dari Tenis ke Kiper dan Kembali ke Tenis

Menariknya, Ronny Pasla memiliki jejak karier yang unik sebagai multi-atlet. Ia ternyata pernah menggeluti karier sebagai atlet tenis sebelum terjun ke dunia sepak bola.

Ronny bahkan sempat tercatat mewakili Provinsi Sumatera Utara sebagai atlet tenis untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) VII 1965, namun PON tersebut batal terlaksana karena tragedi G30S.

Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada usia 40 tahun, Ronny Pasla kembali ke dunia tenis.

Ia sempat mendirikan dan memiliki sekolah tenis bernama Velodrom Tennis School di Jakarta, meninggalkan warisan yang mendalam di dua cabang olahraga berbeda. (dam)

Editor : Damianus Bram
#kabar duka #timnas indonesia #persija #ronny pasla