Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Dicari Polisi Malaysia, Adam Alis Justru Cedera, Absen 2 Laga Persib

Damianus Bram • Rabu, 19 November 2025 | 00:45 WIB
Adam Alis.
Adam Alis.

SOLOBALAPAN.COM - Gelandang Persib Bandung, Adam Alis, kini menjadi sorotan ganda.

Di satu sisi, ia sedang dicari oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) terkait dugaan penghinaan terhadap aparat Malaysia. 

Pencarian ini berkaitan dengan tuduhan bahwa eks pemain Persija Jakarta tersebut diduga menghina dan melontarkan tuduhan terhadap Unit Rondaan Bermotosikal (URB) atau unit patroli motor polisi Malaysia.

Di sisi lain, situasi terkini Adam Alis di klubnya dikabarkan sedang tidak fit alias cedera.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengonfirmasi bahwa pemain bernomor punggung 18 itu saat ini sedang menepi karena cedera di kaki kirinya.

Cedera Adam Alis Tidak Serius, Absen 1-2 Pertandingan

Isu dugaan penghinaan oleh Adam Alis mencuat setelah media terkemuka Malaysia, Kosmo, melaporkan bahwa PDRM tengah berupaya mendapatkan keterangan dari pemain yang sempat diberhentikan polisi saat berada di Kuala Lumpur.

Di tengah bergulirnya kasus tersebut, Adam Alis justru harus absen dari latihan Persib.

Pelatih Bojan Hodak mengonfirmasi bahwa cedera itu didapat saat Persib bertanding melawan Selangor FC pada 6 November 2025 lalu.

Adam Alis dipastikan absen dalam beberapa sesi latihan, termasuk latihan pada Senin (17/11/2025).

Kabar baiknya, cedera yang dialami pemain kunci tersebut tidak tergolong parah.

“Bukan cedera yang serius, tapi dia mungkin tidak akan bermain dalam 1-2 pertandingan,” kata Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin, 17 November 2025, dilansir dari laman Persib Bandung.

PDRM Libatkan Polri Hingga Interpol untuk Selidiki Adam Alis

Meskipun Adam Alis sudah kembali ke Indonesia, Kepala Kepolisian Selangor, Datuk Shazeli Kahar, menjelaskan bahwa penyelidikan terhadap Adam Alis kini membutuhkan kerja sama lintas negara.

PDRM berencana menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memfasilitasi pengambilan keterangan dari Adam Alis terkait tuduhan penghinaan terhadap Unit Rondaan Bermotosikal (URB).

"PDRM sedang berkomunikasi erat dengan mitra strategis di negara tersebut untuk membantu polisi melengkapi penyelidikan. Ini termasuk mendapatkan kerja sama dari Polri," ujar Datuk Shazeli Kahar.

PDRM juga memiliki perwakilan di Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia yang bertugas membantu proses pengambilan keterangan Adam Alis.

Bahkan, keseriusan pihak berwenang Malaysia dalam menuntaskan kasus dugaan penghinaan ini ditunjukkan dengan rencana melibatkan organisasi Kepolisian Internasional (Interpol).

Datuk Shazeli Kahar menjelaskan bahwa proses komunikasi dengan Interpol dan mitra strategis lain di Indonesia diperkirakan akan memakan waktu.

"Ini karena kami masih berkomunikasi dengan Interpol dan mitra strategis di negara itu. Ini membutuhkan sedikit waktu," jelasnya.

Kasus yang menimpa Adam Alis kini menjadi sorotan ganda bagi publik Indonesia dan Malaysia, mengingat pemain tersebut harus menghadapi proses hukum internasional di tengah masa pemulihan cedera.

Masyarakat Malaysia juga menuntut Kementerian Dalam Negeri (KDN) memberikan sanksi tegas atas dugaan tindakan menghina aparat yang dilakukan oleh Adam Alis. (dam)

Editor : Damianus Bram
#persib #adam alis #polisi malaysia #bojan hodak #cedera