Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Dituntut Mundur Ultras Garuda, Ini Respons Resmi Erick Thohir

Damianus Bram • Senin, 17 November 2025 | 20:27 WIB
Ultras Garuda Indonesia melakukan aksi demo di depan GBK Arena, lokasi kantior PSSI.
Ultras Garuda Indonesia melakukan aksi demo di depan GBK Arena, lokasi kantior PSSI.

SOLOBALAPAN.COM - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya buka suara menanggapi aksi demonstrasi keras yang dilakukan oleh Ultras Garuda Indonesia di GBK Arena, lokasi kantor PSSI, beberapa waktu lalu.

Aksi tersebut menuntut berbagai hal, salah satunya yang paling lantang adalah desakan agar Erick Thohir dan seluruh anggota komite eksekutif (Exco) mundur dari jabatan.

Merespons desakan ini, Erick Thohir memilih bersikap tenang, menyebutnya sebagai bagian dari dinamika negara demokrasi.

Tuntutan Keras Revolusi Total dan Desakan Mundur

Baca Juga: PSSI Tak Mau Salah Pilih Lagi, Calon Pelatih Baru Timnas Wajib Ujian Seperti Era Luis Milla dan Shin Tae-yong  

Aksi unjuk rasa Ultras Garuda di GBK Arena pada Jumat (14/11/2025) siang dipicu oleh kekecewaan mendalam terhadap kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Puluhan suporter melakukan long-march menuju kantor PSSI dengan membawa spanduk-spanduk berisi tuntutan keras:

Spanduk besar bertuliskan "Revolusi Total PSSI #ErickOut #AryaOut".

Tuntutan lainnya termasuk "Menpora Evaluasi Ketum PSSI", "Kick Out Politic of Football", "Road Map Kok Ribet", dan "PSSI Bobrok".

Massa juga mendesak pembatasan masa jabatan Ketua Umum dan Exco maksimal dua periode.

Selama aksi berlangsung, tidak ada satu pun perwakilan PSSI, termasuk Erick Thohir, yang menemui pendemo.

Respons Erick Thohir: Akui Kekurangan dan Jadikan Masukan

Beberapa hari setelah demo, Erick Thohir memberikan tanggapannya saat berada di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ia menilai aksi suporter yang menyampaikan aspirasi itu sebagai hal yang wajar dalam sebuah negara demokrasi.

"Dari para suporter tadi kan masukan. Kita ini negara demokrasi, tidak mungkin kami yang diberi amanah hari ini tidak punya kekurangan," ujar Erick Thohir, Minggu (16/11/2025).

Erick yang terpilih pada Maret 2023 dan akan memimpin PSSI hingga 2027 ini, mengakui bahwa dirinya sebagai manusia memiliki banyak kekurangan dan akan menjadikan tuntutan tersebut sebagai bahan evaluasi.

"Tentu sebagai manusia banyak kekurangan. Tentu itu yang harus menjadi masukan," tambah dia, seperti dipetik dari Radar Jogja (Jawa Pos Group), Senin (17/11/2025).

Janji Pembahasan Internal PSSI

Sebelumnya, PSSI melalui Anggota Komite Eksekutif Sumardji juga telah menanggapi aksi Ultras Garuda.

Sumardji memastikan seluruh tuntutan suporter akan ditampung dan menjadi pembahasan di internal federasi.

"Menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara, termasuk teman-teman di Ultras Garuda. Penyampaian rekan-rekan semua tentu saya juga melihat, dan banyak sekali yang mengirim baik itu foto, video ke saya, tentang apa yang menjadi tuntutan dari teman-teman semua," ucap Sumardji.

"Semua akan kami tampung, dan semuanya kami mendengarkan, dan pasti ini akan dijadikan pembahasan di internal PSSI," pungkasnya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#erick thohir #timnas indonesia #demonstrasi #pssi #Ultras Garuda Indonesia