SOLOBALAPAN.COM - Kabar buruk datang dari Italia.
Penjaga gawang utama Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, mengalami cedera dan diragukan bisa tampil dalam dua laga krusial putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Irak pada Oktober mendatang.
Cedera ini menjadi pukulan telak bagi persiapan Skuad Garuda, mengingat peran vital Audero di bawah mistar gawang.
Cedera Otot Saat Pemanasan
Menurut laporan dari Italia, Emil Audero mengalami masalah otot saat melakukan pemanasan jelang laga klubnya, Cremonese, melawan Como pada Sabtu (27/9/2025) lalu.
Akibatnya, ia batal tampil sebagai starter dan harus digantikan oleh kiper cadangan.
Cedera ini sontak membuat para pendukung Timnas Indonesia cemas dan membanjiri akun media sosial Cremonese dengan doa dan dukungan.
Ancaman bagi Lini Pertahanan Garuda
Absennya Emil Audero akan menjadi kehilangan yang sangat besar bagi tim asuhan Patrick Kluivert.
Sejak debutnya, ia langsung menjadi pilihan utama dan tampil solid, termasuk saat menahan imbang Lebanon 0-0 pada FIFA Matchday awal September lalu.
Menghadapi tim raksasa Asia seperti Arab Saudi dan Irak, kehadiran seorang kiper berpengalaman dari Liga Italia seperti Audero sangatlah krusial.
Siapa Penggantinya? Paes dan Ernando Siap
Meskipun ini adalah kabar buruk, Timnas Indonesia masih memiliki stok penjaga gawang berkualitas.
Dua nama yang telah dipanggil oleh Patrick Kluivert untuk pemusatan latihan adalah Maarten Paes dan Ernando Ari.
Salah satu dari keduanya kini diprediksi kuat akan mengisi posisi penjaga gawang utama dalam dua laga penentuan di Jeddah nanti.
Jadwal Krusial di Depan Mata
Berikut adalah jadwal dua pertandingan hidup-mati Timnas Indonesia di Arab Saudi:
-
Kamis, 9 Oktober 2025 (pukul 00.15 WIB):
-
Indonesia vs Arab Saudi
-
-
Minggu, 12 Oktober 2025 (pukul 02.30 WIB):
-
Irak vs Indonesia
-
Kondisi Emil Audero akan terus dipantau dalam beberapa hari ke depan.
Seluruh pencinta sepak bola Tanah Air kini berharap agar sang kiper andalan bisa pulih tepat waktu dan siap tempur di laga yang sangat menentukan ini. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo